Skip to main content

Engineering dan Procurement

Anda akan mendapat pengalaman sesuai jurusan yang Anda ambil meskipun ditempatkan di Procurement. Kalau di Badak, Anda akan mendapat request pembelian barang dari user/pengguna barang, kadang spec-nya lengkap, kadang anda harus mendevelop sendiri spec yang sesuai dengan kebutuhan dan tersedia di pasar. Tersedia di pasar ini nanti banyak yang bisa dipelajari :)
Kemudian kalau memang masuk di job desc Anda, me-lead proses tendernya. Setelah ada pemenang, Anda akan memonitor delivery-nya. Dalam proses delivery, Anda yang harus mengatur proses2 seperti apakah perlu Factory Acceptance Test atau cukup Site Acceptance Test, memeriksa kesesuaian spec dsb. Dunia kerja yang sangat menarik!



Tanya - Desmon desmonpetrus


Perkenalkan, nama saya desmon, fresh graduate Electrical Power Hari jumat yang lalu saya interview di Tripatra, dan saya ditempatkan di bagian procurement yaitu pembelian barang.

Yang ingin saya tanyakan, apakah saya akan mendapatkan pembelajaran/pengalaman sesuai dengan jurusan elektro jika dibandingkan saya ditempatkan di bagian engineering ?
karena yang saya pikirkan, procurement adalah kegiatan untuk membandingkan barang, memilih yang sesuai, dan membeli barang. Sementara di bagian Engineering ialah melakukan rekayasa dari suatu plant.


Tanggapan 1 - Ardianto H


Satu kaki anda akan berada di operation dan satu kaki lagi berada di legal. Tugas anda menanalisa kebutuhan peralatan dan jasa yang diperlukan operation jadi ilmu engineering anda sangat diperlukan sekali. Setelah itu anda harus menuangkan dalam kontrak dan jasa bersama team anda terutama dalam hal legal. Setelah itu anda juga harus mengatur dan memimpin tender dengan vendor penyedia jasa dan peralatan. Disini anda bertugas menjawab semua pertanyaan vendor secara engineering. Anda nanti juga berhubungan dengan logistic untuk mengamati stock baran dan material apa yang harus anda beli segera.

Contoh gampangnya, operation pingin dibelikan alat untuk mencatat yang bisa dijinjing. Maka tugas anda menganalisa Ipad, Galaxy Note dll secara technical dari spec yg ada dan harga yang paling reasonable sesuai budget. Anda juga harus tahu cara kerjanya. Anda juga bersama sama dengan team legal membuat tender dan kontrak pengadaan yan bagus agar suplier barang tiruan china tidak bisa masuk.


Tanggapan 2 - Taufik M. R. Taufik@badaklng


Desmon,
ya, akan mendapat pengalaman sesuai jurusan yang Anda ambil meskipun ditempatkan di Procurement. Kalau di Badak, Anda akan mendapat request pembelian barang dari user/pengguna barang, kadang spec-nya lengkap, kadang anda harus mendevelop sendiri spec yang sesuai dengan kebutuhan dan tersedia di pasar. Tersedia di pasar ini nanti banyak yang bisa dipelajari :)
Kemudian kalau memang masuk di job desc Anda, me-lead proses tendernya. Setelah ada pemenang, Anda akan memonitor delivery-nya. Dalam proses delivery, Anda yang harus mengatur proses2 seperti apakah perlu Factory Acceptance Test atau cukup Site Acceptance Test, memeriksa kesesuaian spec dsb. Dunia kerja yang sangat menarik!


Tanggapan 3 - [ InYotHeA ] inyoclubs

Banyak yg dapat digali di procurement, seperti yg kak taufik jelaskan tadi........jadilah procurement yg smart, pelajari spesifikasi/rfq yg dikeluarkan oleh engineering team dan have discussion with them.....jangan hanya terima mentah".......maka anda akan banyak belajar.


Tanggapan 4 - Kuwat Riyanto

Desmon,
Betul sekali apa yg diungkapkan pak MUhammad Rahman Taufik (MRT) karena ilmu akan sangat bermanfaat bila anda ikhlas menjalani, percayalah itu posisi terbaik saat ini yg dipilihkan Tuhan untukmu dimasa sekarang dan masa depan. Pekerjaan saya sekarang jg tidak sama persis dengan background kuliah saya dulu.


Tanggapan 5 - Desmon desmonpetrus


Terima kasih buat sarannya, Milis ini sangat membantu.

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

Apa itu HSE ?

HSE adalah singkatan dari Health, Safety, Environment. HSE merupakan salah satu bagian dari manajemen sebuah perusahaan. Ada manejemen keuangan, manajemen sdm, dan juga ada Manajemen HSE. Di perusahaan, manajemen HSE biasanya dipimpin oleh seorang manajer HSE, yang bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan seluruh program HSE. Program  HSE disesuaikan dengan tingkat resiko dari masing-masing bidang pekerjaan. Misal HSE Konstruksi akan beda dengan HSE Pertambangan dan akan beda pula dengan HSE Migas . Pembahasan - Administrator Migas Bermula dari pertanyaan Sdr. Andri Jaswin (non-member) kepada Administrator Milis mengenai HSE. Saya jawab secara singkat kemudian di-cc-kan ke Moderator KBK HSE dan QMS untuk penjelasan yang lebih detail. Karena yang menjawab via japri adalah Moderator KBK, maka tentu sayang kalau dilewatkan oleh anggota milis semuanya. Untuk itu saya forward ke Milis Migas Indonesia. Selain itu, keanggotaan Sdr. Andry telah saya setujui sehingga disk

Leak Off Test

Prinsipnya LOT (leak off test) dilakukan untuk menentukan tekanan dimana formasi mulai rekah. Tujuannya: 1. Menentukan MASP (Max. Allowable Surface Pressure). Yaitu batasan max surface pressure yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 2. Dengan mengetahui MASP, berarti juga kita bisa mengetahui Max. mud weight yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 3. Menentukan Kick Tolerance. Yaitu maximum kick size yg masih bisa kita tolerir untuk dihandle. Parameter ini nantinya juga berperan untuk menentukan depth casing shoe yang aman dari sudut pandang well control issue. 4. Mengecek kualitas sealing antara cement dengan casing Tanya - BGP HSESupv. BGP.HSESupv@petrochina Dear all Saat masih di rig dulu saya sering mendengar istilah leak off test. dimana step2nya kira kira sebagai berikut 1. Cementing Job 2. TSK ,masuk string dan bor kurang lebih 3 meter dibawah shoe. 3. dilakukan