Skip to main content

Vacant Position - senior position

We are a leading Indonesia Technical Inspection Services company (Perusahaan
Jasa Inspeksi Teknik/ PJIT), established in 1979, due to our increasing
activity, seeking for highly motivated individuals who can work in team based
environment, to fill in the following vacant positions :

1. Pressure Vessel Inspector
- Mechanical or other engineering background
- Must have qualification of Welding Inspection Certification
- Good understanding and interpretation of standard/code and procedure such as
ASME, API, ANSI, TEMA and DnV
- Familiar with SNI and MIGAS regulations

2. Electrical Inspector
- Electrical/ Power Engineering background
- Good understanding and interpretation of international standard/ code for
electrical/ instrument such as IEC, NETA, NEMA IEEE, ANSI etc.
- Understand MIGAS regulations

3. Structure Inspector
- Technical / Civil, Ocean, Offshore engineering background
- Good understanding and interpretation of international standard/ code and
procedure of API RP2A, AISC, AWS D1.1, ANSI, ASME etc.
- Familiar with MIGAS regulations.

4. SKPI Inspector
- Chemical / Process Engineering background or equivalent
- Good understanding of Pre Commissioning & Commissioning procedures
- Familiar with simulation software for chemical/ process facility

5. Crane Inspector
- Min. D3 Engineering background or equivalent
- Good understanding of international standard/ code and procedure of WPS,PQR,
API and ASME
- Having experience as Lifting Engineer
- Familiar with SNI and MIGAS regulation
- Posses qualification of Migas Crane Inspection certification

6. Pipeline Inspector
- Mechanical or other engineering background
- Must have at least qualification of welding inspector
- Have good understanding and interpretation of standard/code for piping such as
ASME B31.3 requirement etc
- Familiar with MIGAS regulations



7. PV Engineer
- Mechanical or other engineering background
- Good understanding and interpretation of standard/code and procedure such as
ASME, API, ANSI, TEMA and DnV
- Familiar with SNI and MIGAS regulations
- Computer literate

8. Pipeline Engineer
- Technical / Civil, Ocean, Offshore engineering background
- Good understanding and interpretation of international standard/ code and
procedure of WPS, PQR and pipelines pressure test
- Familiar with SNI standard and other related regulations
- Computer literate (MS Office, MS Visio, MS Project, Caesar II/ Autopipe)
- Having experience in the oil and gas facilities in particular facility
analysis and design of underwater pipeline and flow line

9. Structure Engineer
- Technical/ Civil, Ocean, Offshore engineering background
- Good understandng and interpretation of international standard/code and
procedure such as DNV, AWS, NACE, API,AISC etc.
- Familiar with SNI and MIGAS regulations
- Able to read As Built Drawing
- Computer literate (Ms Office, Autocad, SACS)

10. Rotating Equipment Engineer
- Mechanical or other engineering background
- Good understanding and interpretation of international standard/ code and
procedure of API RP2A, AISC, AWS D1.1, ANSI, ASME etc.
- Computer literate

11. RIG Inspector
- Mechanical or Petroleum engineering background
- Have Welding Inspector Certificate
- Familiar with MIGAS regulations
- Computer literate

General requirements :
- Possess S1 degree
- Work experience in related field min. 5 year
- Posses related Migas certification will be preferable
- Having experience/certification project management an advantage
- Good written and spoken English language communication skill
- Able to work under pressurem within tight deadlines and also can work as a
team or individual

If you meet the above requirements, please email your detailed CV (in English),
your latest photo and copy of KTP, educational certificates & references by
October 30, 2012 to : hrselection@ymail.com

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

Apa itu HSE ?

HSE adalah singkatan dari Health, Safety, Environment. HSE merupakan salah satu bagian dari manajemen sebuah perusahaan. Ada manejemen keuangan, manajemen sdm, dan juga ada Manajemen HSE. Di perusahaan, manajemen HSE biasanya dipimpin oleh seorang manajer HSE, yang bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan seluruh program HSE. Program  HSE disesuaikan dengan tingkat resiko dari masing-masing bidang pekerjaan. Misal HSE Konstruksi akan beda dengan HSE Pertambangan dan akan beda pula dengan HSE Migas . Pembahasan - Administrator Migas Bermula dari pertanyaan Sdr. Andri Jaswin (non-member) kepada Administrator Milis mengenai HSE. Saya jawab secara singkat kemudian di-cc-kan ke Moderator KBK HSE dan QMS untuk penjelasan yang lebih detail. Karena yang menjawab via japri adalah Moderator KBK, maka tentu sayang kalau dilewatkan oleh anggota milis semuanya. Untuk itu saya forward ke Milis Migas Indonesia. Selain itu, keanggotaan Sdr. Andry telah saya setujui sehingga disk

Leak Off Test

Prinsipnya LOT (leak off test) dilakukan untuk menentukan tekanan dimana formasi mulai rekah. Tujuannya: 1. Menentukan MASP (Max. Allowable Surface Pressure). Yaitu batasan max surface pressure yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 2. Dengan mengetahui MASP, berarti juga kita bisa mengetahui Max. mud weight yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 3. Menentukan Kick Tolerance. Yaitu maximum kick size yg masih bisa kita tolerir untuk dihandle. Parameter ini nantinya juga berperan untuk menentukan depth casing shoe yang aman dari sudut pandang well control issue. 4. Mengecek kualitas sealing antara cement dengan casing Tanya - BGP HSESupv. BGP.HSESupv@petrochina Dear all Saat masih di rig dulu saya sering mendengar istilah leak off test. dimana step2nya kira kira sebagai berikut 1. Cementing Job 2. TSK ,masuk string dan bor kurang lebih 3 meter dibawah shoe. 3. dilakukan