Skip to main content

Mechanical Anti Fouling (MAF) di Heat Exchanger

Mechanical fouling pada heat exchangers tergantung dari media yang diprosesnya.
biasanya jika tidak salah strainer bisa mencegah fauling pada heat exchngers.
fouling sendiri biasanya disebakan adanya  partikel partikel yang terdapat di liquid tersebut , seperti serat dll, yang ukurannya memungkin bisa buat Buntu HE nya dan terjadi Scaling yang dapat mengurangi Heat Trnsper area.
pada heat exchanger type plate, fouling ini  bisa diatasi dengan design khusus yaitu melebarkan gap atau jarak dari satu plate ke plate agar partikel bisa lewat, untuk yg type tubular mungkin lebih lancar,,?. saya belum ngerti untuk type ini
 

Tanya - ari diana  / Susan

Saya baru saja mulai bekerja di oil n gas company. background saya  tadinya di industri semen (tdk nyambung sama sekali). jadi benar-benar  berbekal pengetahuan ketika kuliah dulu.

ternyata yang namanya mechanical anti fouling sedikit dibahas. saat ini  saya baru belajar teori dengan search engine saja (aunty wikipedia ama  uncle google).

sudi kiranya, komunitas migas berbagi pengalaman mengenai bidang ini.  tentunya pengalaman lapangan akan sangat berharga dan berguna. terima kasih sebelumnya saya ucapkan.


Tanggapan 1 - fuad mubaraq



Ibu Susan.
Jika boleh tahu HE nya untuk type apa,,?

Mechanical fouling pada heat exchangers tergantung dari media yang diprosesnya.
biasanya jika tidak salah strainer bisa mencegah fauling pada heat exchngers.
fouling sendiri biasanya disebakan adanya  partikel partikel yang terdapat di liquid tersebut , seperti serat dll, yang ukurannya memungkin bisa buat Buntu HE nya dan terjadi Scaling yang dapat mengurangi Heat Trnsper area.
pada heat exchanger type plate, fouling ini  bisa diatasi dengan design khusus yaitu melebarkan gap atau jarak dari satu plate ke plate agar partikel bisa lewat, untuk yg type tubular mungkin lebih lancar,,?. saya belum ngerti untuk type ini

Memang tidak banyak literatur tentang fauling factor ini, tapi setiap vendor HE berbeda dalam menghitung dan menganalisa media yang dilewatkan di HE, karena fouling ini merupakan faltor penting dalam design design HE untuk aplikasi waste water atau air limbah serta aplikasi khusus lainnya, tapi jika untuk aplikasi umum, seperti clean water , fouling ini tidak terlalu berpengaruh.

Maaf jika ada yang salah.


Tanggapan 2 - ari diana


HE nya adalah shell and tube. kebanyakan di indonesia memakai MAF / tube inserter dari turbotal dan spirelf.
saya perlu informasi penggunaan di lapangan dari tube inserter ini. juga mengenai kondisi operasi dan kondisi khusus yang harus diwaspadai dalam penggunaannya.
secara teoritis, insyaallah bisa saya peroleh. tetapi kalauu berdasar pengalaman user, saya belum mendapat informasi. oleh karena itu saya coba melalui forum ini.

ok. thank sebelumnya. saya tetap berharap mendapat informasi dari forum ini.

Comments

  1. HE biasa digunakan sebagai pendingin atau ekonomizer dimana media pendingin nya air yg sudah di treatment di WTP.. proses treatmen air yang salah dapat menyebabkan fouling pada HE..
    Jika proses treatment make up water utk pandingin nya baik kecil kemungkinan terjadi fouling
    penyebab fouling:
    1.Fouling dapat disebabkan karena material padat yg masih terdapat pada media air pendingin(makeup water)seperti debu,butiran pasir,lumpur,kandungan besi dll..
    2.Fouling jga bisa terjadi akibat udara pendingin yg terkontaminasi dgn bebu(kemungkinan seputaran cooling tower berdebu) sehingga media air pendingin yg dipompakan ke HE terkontaminasi dgn debu,, ini biasa terjadi pada Open Resirkulating Cooling water..
    3.fouling jga dapat terjadi karen pertumbuhan mikroorganisme yg menumpuk sehinnga terjadi penyempitan pada HE

    fouling mudah terjadi pada HE type plat karena gap antara plat yg terlalu dekat.. utk type shell and tube terjadi dalam waktu yg cukup lama karena selongsong tubing/pipa yg digunakan cukup besar.

    efect fouling :
    1.Efisiensi plant Menurun karena hrs sering cleaning HE
    2.Produktivitas plant menurun
    3.Rencana produksi tertunda
    4.Biaya maintaneance bertambah
    5.Biaya equipment utk perbaikan atau replace bertambah

    maaf kalau ada yg salah...Diatei Tupa

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

Apa itu HSE ?

HSE adalah singkatan dari Health, Safety, Environment. HSE merupakan salah satu bagian dari manajemen sebuah perusahaan. Ada manejemen keuangan, manajemen sdm, dan juga ada Manajemen HSE. Di perusahaan, manajemen HSE biasanya dipimpin oleh seorang manajer HSE, yang bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan seluruh program HSE. Program  HSE disesuaikan dengan tingkat resiko dari masing-masing bidang pekerjaan. Misal HSE Konstruksi akan beda dengan HSE Pertambangan dan akan beda pula dengan HSE Migas . Pembahasan - Administrator Migas Bermula dari pertanyaan Sdr. Andri Jaswin (non-member) kepada Administrator Milis mengenai HSE. Saya jawab secara singkat kemudian di-cc-kan ke Moderator KBK HSE dan QMS untuk penjelasan yang lebih detail. Karena yang menjawab via japri adalah Moderator KBK, maka tentu sayang kalau dilewatkan oleh anggota milis semuanya. Untuk itu saya forward ke Milis Migas Indonesia. Selain itu, keanggotaan Sdr. Andry telah saya setujui sehingga disk

Leak Off Test

Prinsipnya LOT (leak off test) dilakukan untuk menentukan tekanan dimana formasi mulai rekah. Tujuannya: 1. Menentukan MASP (Max. Allowable Surface Pressure). Yaitu batasan max surface pressure yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 2. Dengan mengetahui MASP, berarti juga kita bisa mengetahui Max. mud weight yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 3. Menentukan Kick Tolerance. Yaitu maximum kick size yg masih bisa kita tolerir untuk dihandle. Parameter ini nantinya juga berperan untuk menentukan depth casing shoe yang aman dari sudut pandang well control issue. 4. Mengecek kualitas sealing antara cement dengan casing Tanya - BGP HSESupv. BGP.HSESupv@petrochina Dear all Saat masih di rig dulu saya sering mendengar istilah leak off test. dimana step2nya kira kira sebagai berikut 1. Cementing Job 2. TSK ,masuk string dan bor kurang lebih 3 meter dibawah shoe. 3. dilakukan