Skip to main content

ASME VIII

Mungkin ada yang bisa memberi pencerahan tentang ASME Sect VIII:
1. Dalam Para UG 25(f) dikatakan bahwa "vessel subject to corrosion" harus dipasang drain, ada pendapat bahwa semua Vessel adalah "Subject to Corrosion" jadi harus dipasang drain, tapi ada juga yang berpendapat kalau vesselnya dibuat dari stainless steel dimana tidak memiliki corrosion allowance maka vessel itu tidak terkategory sbg "Vessel Subject to Corrosion" shg tidak diharuskan memakai Drain, menurut pendapat teman2 mana yang benar ya?

2. Batasan dari ASME VIII 2004 edition menurut para u-1(e)(1)(a) dikatakan batasan ASME VIII salah satunya adalah "the welding end connection for the first circumferential

joint for welded connections [see UW-13(g)]"   tetapi dalam edisi 2010 dikatakan " ....see UW-13(h)", apakah ada kesalahan ketik pada edisi 2010 atau memang ada perubahan di 2010?

3. Sehubungan dengan pertanyaan nmr 2 diatas, katakanlah yang benar adalah yang edisi 2010: maka refer to UW -13(h), seumpama jika joint antara nozzle neck ke piping butt weld dengan ketebalan yang sama, maka artinya piping itu masih masuk scope ASME VIII juga? karena dalam UW-13(h) dikatakan in case nozzle neck disambung ke lesser thickness pipe .....


Tanya - Andi Yan Febrika
 


Rekan2 Milist,

Maaf saya ingin bertanya, mungkin ada yang bisa memberi pencerahan tentang ASME Sect VIII:
1. Dalam Para UG 25(f) dikatakan bahwa "vessel subject to corrosion" harus dipasang drain, ada pendapat bahwa semua Vessel adalah "Subject to Corrosion" jadi harus dipasang drain, tapi ada juga yang berpendapat kalau vesselnya dibuat dari stainless steel dimana tidak memiliki corrosion allowance maka vessel itu tidak terkategory sbg "Vessel Subject to Corrosion" shg tidak diharuskan memakai Drain, menurut pendapat teman2 mana yang benar ya?

2. Batasan dari ASME VIII 2004 edition menurut para u-1(e)(1)(a) dikatakan batasan ASME VIII salah satunya adalah "the welding end connection for the first circumferential

joint for welded connections [see UW-13(g)]"   tetapi dalam edisi 2010 dikatakan " ....see UW-13(h)", apakah ada kesalahan ketik pada edisi 2010 atau memang ada perubahan di 2010?

3. Sehubungan dengan pertanyaan nmr 2 diatas, katakanlah yang benar adalah yang edisi 2010: maka refer to UW -13(h), seumpama jika joint antara nozzle neck ke piping butt weld dengan ketebalan yang sama, maka artinya piping itu masih masuk scope ASME VIII juga? karena dalam UW-13(h) dikatakan in case nozzle neck disambung ke lesser thickness pipe .....

Mohon Pencerahannya, terima kasih atas perhatian teman teman


Tanggapan - apriadi


Untuk Code ASME tiap edisi ada yg di hapus dan ada yang di tambahkan pak, bukan salah satu yang salah.
Saat ini ASME edisi 2010 yang di gunakan, dan bahkan sudah ada addendum nya. Jadi sesuaikan dengan tahun pembuatan Pressure Vesselnya.

Untuk scope ASME Sec. VIII Div.1, mengatakan butt weld pertama yang akan di koneksi kan ke piping, H.Ex etc.
Sedangkan di UW-13 ( h ) nya mengatakan jika nozzle neck dari vessel koneksi ke piping dengan tebal lebih kecil, maka nozzle neck dari vessel dapat di taper untuk menyesuaikan koneksi pipingnya.

UG-25 mengatakan tentang korosi, jadi semua vessel yg subject korosi harus ada drain.

Comments

  1. Hi,we would like to invite you to our " ASME VIII Division 1&2 Pressure Vessel Series, 7-11 October 2013, Kuala Lumpur Malaysia " http://www.petrosync.com/img/upload/files/ASME_VIII_Division_1_&_2_Pressure_Vessel_Series.pdf


    Best Regards,
    Ben
    Mechanical Engineering Training Specialist
    PetroSync (Singapore)
    28B Circular Road
    Singapore 049384

    Office: +65 6415 4500 | Fax : +65 6826 4322 | BB : 2B3B40A7 | HP: +6287872227388
    find me on linkedin | Email: ben.h@petrosync.com | Website: www.petrosync.com
    Synchronize Your Petroleum Skills!

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

[Lowongan Kerja] QA System Coordinator, Pipe Yard Coordinator, Customer Assistant Coordinator

With over 30 years' experience, Air Energi are the premier supplier of trusted expertise to the oil and gas industry. Headquartered in Manchester UK, Air Energi has regional hubs in Houston, Doha, Singapore and Brisbane. We have offices in 35 locations worldwide, experience of supply for 50 countries worldwide, and through our company values: Safe, knowledgeable, innovative, passionate, inclusive, and pragmatism, WE DELIVER, each and every time. At the moment we are supporting a multinational OCTG processing operation in seeking of below positions: 1.       QA System Coordinator Coordinates Quality System development in plant, directing the implementation of specifications and quality norms. Administers complaints regarding non-conformities and provides quality process information in support of decision making. Develops the necessary procedures, instructions and specifications to ensure Quality System conformity. Coordinates and organizes the execution of interna

API 6D atau API 598

Kalau berbicara standard: maka yang dipakai untuk inspeksi dan pengetesan VALVE adalah API STD 598 dan ANSI/ASME B16.34. Makanya jika kita nanti membuka perihal pengetesan (valve testing) di API STD 598, disana akan akan note bahwa besaran pressure test-nya mengacu ke ANSI/ASME B16.34. Perlu diketahui bahwa API 6D adalah specification for Pipeline Valve. Makanya disebut API SPEC 6D. API ini khusus menjelaskan spesifikasi untuk katup yang digunakan pada Pipeline. Tanya - Zachari Alamsyah Dear para miliser  migas sekalian..Bapak2 saudara-saudari sekalian Saya ingin menanyakan untuk pengetesan katup (Valve), seperti butterfly, globe, needle, ball, gate valve standar apa yang harus digunakan. setelah saya melakukan pencarian terdapat 2 standar yati API 6D (pipeline Valves) atau API 598 (Valves testing). Standar mana yang jadi acuan untuk pengetesan tersebut? Demikian pertanyaan saya. Terima Kasih Tanggapan - Sabar Simatupang Dear pak Alamsyah dan rekan-rekan Migas, Kalau