Skip to main content

Lowongan Finance dan Cost Control Enginer OIL n Gas Industri dan Pertambangan

Lowongan Finance:
- Wanita pendidikan D3 atau S1 accounting.
- Pengalaman minimal 2 tahun diBanking industri atau customer service Bank.
- Mempunyai kesehatan jasmani rohani yang Baik.
- Bila sudah pernah berpengalaman di OIL dan Gas industri sebagai Finance lebih
disukai.
- Bisa membuat jurnal keuangan, dan sheet accounting. Mengerti pajak-pajak
perusahaan.
- Mempunyai Brevet A dan Brevet B lebih disukai.
- Penempatan diJakarta.

Lowongan Cost Control Enginer :
- Male or Female
- S1 Teknik Industri atau S1 Teknik Mesin
- Pengalaman sebagai Cost Control Enginer minimal 2 tahun.
- Mengerti alur logistik dan pengadaan barang.
- Membuat perincian dan forecasting Part dan Inventory Cost Control.
- Mengerti RIG secara komponen atau bisa mempelajari dengan cepat.
- Bisa membuat analisa, mengerti word, excel, power point dengan baik.
- Sehat jasmani dan rohani.
Umur maksimal 40 tahun.
- Lebih disukai pernah berpengalaman bekerja di OIL, Gas dan pertambangan.


Lamaran dikirim ke :

au.job11@gmail.com / au.job11 at gmail.com tanpa spasi.

Ditujukan kepada : HRD Recuitment Team.

Diberi subject : Finance atau Cost Control Enginer sesuai dengan lamaran yang
dipilih.

Hanya kandidat yang qualified yang akan diproses lebih lanjut.
Powered by Harley Berry and Trooper Diesel 4X4

Comments

  1. You made some good points .I did a little research on the topic and found that most people agree with your blog. Thanks. hyip monitors

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

Apa itu HSE ?

HSE adalah singkatan dari Health, Safety, Environment. HSE merupakan salah satu bagian dari manajemen sebuah perusahaan. Ada manejemen keuangan, manajemen sdm, dan juga ada Manajemen HSE. Di perusahaan, manajemen HSE biasanya dipimpin oleh seorang manajer HSE, yang bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan seluruh program HSE. Program  HSE disesuaikan dengan tingkat resiko dari masing-masing bidang pekerjaan. Misal HSE Konstruksi akan beda dengan HSE Pertambangan dan akan beda pula dengan HSE Migas . Pembahasan - Administrator Migas Bermula dari pertanyaan Sdr. Andri Jaswin (non-member) kepada Administrator Milis mengenai HSE. Saya jawab secara singkat kemudian di-cc-kan ke Moderator KBK HSE dan QMS untuk penjelasan yang lebih detail. Karena yang menjawab via japri adalah Moderator KBK, maka tentu sayang kalau dilewatkan oleh anggota milis semuanya. Untuk itu saya forward ke Milis Migas Indonesia. Selain itu, keanggotaan Sdr. Andry telah saya setujui sehingga disk

Leak Off Test

Prinsipnya LOT (leak off test) dilakukan untuk menentukan tekanan dimana formasi mulai rekah. Tujuannya: 1. Menentukan MASP (Max. Allowable Surface Pressure). Yaitu batasan max surface pressure yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 2. Dengan mengetahui MASP, berarti juga kita bisa mengetahui Max. mud weight yg boleh kita terapkan selama drilling operation, tanpa mengakibatkan formasi rekah (fracture). 3. Menentukan Kick Tolerance. Yaitu maximum kick size yg masih bisa kita tolerir untuk dihandle. Parameter ini nantinya juga berperan untuk menentukan depth casing shoe yang aman dari sudut pandang well control issue. 4. Mengecek kualitas sealing antara cement dengan casing Tanya - BGP HSESupv. BGP.HSESupv@petrochina Dear all Saat masih di rig dulu saya sering mendengar istilah leak off test. dimana step2nya kira kira sebagai berikut 1. Cementing Job 2. TSK ,masuk string dan bor kurang lebih 3 meter dibawah shoe. 3. dilakukan