Skip to main content

RAO Discuss

"Sesuai namanya RAO (Response Amplitude Operator) adalah AMPLITUDE dari harmonical atau sinusoidal response disebabkan oleh beban/gaya yang bersifat harmonis juga. Biasanya RAO ini diperlukan untuk penghitugan/analisa yang bersifat stochastic/Spectral (spectral analysis). Misalnya dalam penghitungan fatigue life atau extreme values. Untuk struktur lepas pantai, biasanya RAO (dalam kasuk mas Joko: response='tegangan') are derived based on regular waves. For each wave frequency, the stress amplitude per wave amplitude at the location of interest is derived.  This can be based on calculation or model test. One RAO usually consists of a range of wave frequencies. For instance, from 0.1 rad/s to 2.0 rad/s with an increment of 0.05 rad/s."

Tanya - joko riens joko_realsoffshore
Dear, saudara
Mohon untuk ditanggapi tentang RESPONSE AMPLITUDE OPERATOR (RAO) sebagai fungsi tegangan pada struktur bangunan lepas pantai


Tanggapan 1 - iwan aryawan idaryawan


Mas Joko,
 
Mungkin saya bisa sedikit membantu.
 
Sesuai namanya RAO (Response Amplitude Operator) adalah AMPLITUDE dari harmonical atau sinusoidal response disebabkan oleh beban/gaya yang bersifat harmonis juga. Biasanya RAO ini diperlukan untuk penghitugan/analisa yang bersifat stochastic/Spectral (spectral analysis). Misalnya dalam penghitungan fatigue life atau extreme values.
 
Untuk struktur lepas pantai, biasanya RAO (dalam kasuk mas Joko: response='tegangan') are derived based on regular waves. For each wave frequency, the stress amplitude per wave amplitude at the location of interest is derived.  This can be based on calculation or model test. One RAO usually consists of a range of wave frequencies. For instance, from 0.1 rad/s to 2.0 rad/s with an increment of 0.05 rad/s.
 
Sorry bahasanya campur aduk. Mudah-mudahan, paling enggak, mas Joko nggak tambah bingung ;-)).


Tanggapan 2 - joko riens joko_realsoffshore

dear mas,
 
terima kasih atas pencerahanya, mas iwan sangat gamblang sekali dalam menjelaskanya, saya betul betul paham dengan apa yang anda tuliskan, memang sangat betul sekali dan tepat seperti perkataanya BALTROP pada buku " dynamic of fixed marines structures".
 
Jika kita meninjau suatu struktur anjungan, beban yang bekerja khususnya beban gelombang bersifat random dan stokastik, pada suatu periode tertentu (T) dan tinggi signifikan (Hs),
oleh karena itu tegangan yang terjadi pada setiap periode dan tinggi signifikant tertentu akan mempunyai nilai tegangan yang berbeda, permasalahan yang mungkin agak membingungkan adalah mencari DELTA STRESS (STRESS RANGE),
bisa nggak dari RAO yang telah kita dapatkan digunakan untuk menghitung delta stress (STRESS RANGE)??.
 
MOHON UNTUK DIBERI TANGGAPAN


Tanggapan 3 - iwan aryawan


Mas Joko,
 
Saya sering ketemu mas Baltrop di Glasgow, mungkin karena itu gaya bahasa kami mirip ;-))..
 
Pada dasarnya 'Stress range == 2 x Stress Amplitude'.
 
Standard practice untuk menghitung 'Stress Range' response sbb:
 
Response analysis yang seperti mas Joko sebutkan adalah 'short term response', karena cuma berdasarkan satu sea state (dengan joint parameters Hs/Tp atau Hs/Tz). Dari sini bisa dihitung response parameters-nya. Biasanya dalam bentuk siginificant value atau juga Most Probable Maximum (MPM). Karena RAO satuannya amplitude, maka responsenya juga dalam unit amplitude. Untuk mendapatkan 'Response Range (atau disebut juga Response Height)' berarti tinggal kali dua aja:
 
Rs (Significant Range) == 2 x As (Siginificant Amplitude)
Rmpm == 2 x Ampm
 
Tolong konfirmasi kalau ini yang dimaksud oleh mas Joko. Atau temen-temen lain bisa menambahkan? kalau tidak kita bisa teruskan diskusinya lewat JAPRI.

Comments

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

[Lowongan Kerja] QA System Coordinator, Pipe Yard Coordinator, Customer Assistant Coordinator

With over 30 years' experience, Air Energi are the premier supplier of trusted expertise to the oil and gas industry. Headquartered in Manchester UK, Air Energi has regional hubs in Houston, Doha, Singapore and Brisbane. We have offices in 35 locations worldwide, experience of supply for 50 countries worldwide, and through our company values: Safe, knowledgeable, innovative, passionate, inclusive, and pragmatism, WE DELIVER, each and every time. At the moment we are supporting a multinational OCTG processing operation in seeking of below positions: 1.       QA System Coordinator Coordinates Quality System development in plant, directing the implementation of specifications and quality norms. Administers complaints regarding non-conformities and provides quality process information in support of decision making. Develops the necessary procedures, instructions and specifications to ensure Quality System conformity. Coordinates and organizes the execution of interna

API 6D atau API 598

Kalau berbicara standard: maka yang dipakai untuk inspeksi dan pengetesan VALVE adalah API STD 598 dan ANSI/ASME B16.34. Makanya jika kita nanti membuka perihal pengetesan (valve testing) di API STD 598, disana akan akan note bahwa besaran pressure test-nya mengacu ke ANSI/ASME B16.34. Perlu diketahui bahwa API 6D adalah specification for Pipeline Valve. Makanya disebut API SPEC 6D. API ini khusus menjelaskan spesifikasi untuk katup yang digunakan pada Pipeline. Tanya - Zachari Alamsyah Dear para miliser  migas sekalian..Bapak2 saudara-saudari sekalian Saya ingin menanyakan untuk pengetesan katup (Valve), seperti butterfly, globe, needle, ball, gate valve standar apa yang harus digunakan. setelah saya melakukan pencarian terdapat 2 standar yati API 6D (pipeline Valves) atau API 598 (Valves testing). Standar mana yang jadi acuan untuk pengetesan tersebut? Demikian pertanyaan saya. Terima Kasih Tanggapan - Sabar Simatupang Dear pak Alamsyah dan rekan-rekan Migas, Kalau