Skip to main content

Konversi output trafo 3 fasa ke 1 fasa

Ada cara yang mudah untuk merubah untuk mendapatkan output 1 fasa dari hubungan 3 fasa.
Nama konfigurasinya adalah Scott-T Connection Transformer.
Paling gampang searching di Wikipedia untuk info lebih lanjut.
Prinsipnya, Scott-T Connection ini terdiri dari 2 transformer 1 fasa.
Dayanya tentunya dibentuk oleh masing2 transformer tersebut dan meskipun loadnya hanya 1 fasa, beban ke 3 fasanya boleh dikatakan hampir seimbang.

Tanya - nugroho puji

Dear milister,
Mau nanya.
Salah seorang teman punya problem masalah trafo. Dia punya trafo 380/220 3 fase, sementara diinginkan output trafo 120 V 1 fase. Bisakah output trafo yang 220 V 3 fase tersebut diubah menjadi 120 V 1 fase? Bagaimana caranya?
Sejauh yang saya tahu, solusi gampangnya tinggal pakai "phase converter" saja. Dalam hal ini adakah kriteria tertentu dalam pemilihan phase converter tersebut?
Terimakasih.

Tanggapan 1 - ardi soma


Klau dia punya terminal 120 dan 0, langsung saja di connect di tempat itu pak.. tapi kalo gak, coba pakai phase converter saja



Tanggapan 2 - Sutomo - AD2 Sutomo@capcx


Dear Pak Nugroho,

Sebelumnya perlu di ketahui dahulu. Capacity transformer nya Berapa VA/KVA, trus Loadnya berapa VA.?


Tanggapan 3 - rüstäm sälëh


Solusinya gampang mas, cari saja transformer regulator satu fase, geser saja outputnya ke tegangan 120 Volt. Solusi lain pasang lagi transformer 1 fasa 220/120 Volt pada outpt transformer 380/220 volt tetapi jangan lupa perhatikan rating transformer agar jangan terlampaui oleh beban yg disuplai (beban tegangan 120 volt).


Tanggapan 4 - nugroho puji

Pak Sutomo,
Capacity trafo nya 5 kVA, akan digunakan untuk menggerakkan motor 150HP. Sementara ini belum diketahui VA motor, sedang dikonfirmasi ke user.


Tanggapan 5 - Sutomo - AD2 Sutomo@capcx


Pak Nugroho,

Dari info yang bapak berikan, capacity transformer 5 kVA 380/220 V 3 phase, Load berupa motor listrik 150 HP/120 V 1 phase. Klo transformer 3 phase menjadi 1 phase memang bisa menggunakan converter. Cuma menurut saya (CMIIW) transformernya akan overload. Coba di lihat ulang specification motor & transformernya.

Tanggapan 6 - rüstäm sälëh


Ada yg aneh nih pertanyaannya mas 150 HP kan kira berkisar 130-an kVA, knp trafonya cuman 5 kVA?
Knp motor 150 HP menggunakan tegangan 120 Volt? besar betul amperenya,....kabelnya gimana besar?
Kayaknya memang perlu konfirmasi deh krn pertanyaannya membingungkan... kebanyakan aplikasi motor 150 HP di 380 Volt(Indonesia-IEC)/400-an Volt lupa tepatnya berapa(NEMA- American).



Tanggapan 7 - Ari Santoso


Dear All,

Ada cara yang mudah untuk merubah untuk mendapatkan output 1 fasa dari hubungan 3 fasa.
Nama konfigurasinya adalah Scott-T Connection Transformer.
Paling gampang searching di Wikipedia untuk info lebih lanjut.
Prinsipnya, Scott-T Connection ini terdiri dari 2 transformer 1 fasa.
Dayanya tentunya dibentuk oleh masing2 transformer tersebut dan meskipun loadnya hanya 1 fasa, beban ke 3 fasanya boleh dikatakan hampir seimbang.

Comments

  1. dear semuanya
    mau nannya nih aku orang awam,ngak begitu paham listrik. liastrik dirumah saya 1 phase apa ada trafo yang bisa mengubah ke 3 phase gimana caranya trims , mohon penyagarannya

    ReplyDelete
  2. Lebih ekonomis mana...:
    1. Merubah dinamo 3phase menjadi 1phase...
    2. Beli yang baru (seken....).

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

DOWNLOAD BUKU: THE TRUTH IS OUT THERE KARYA CAHYO HARDO

  Buku ini adalah kumpulan kisah pengalaman seorang pekerja lapangan di bidang Migas Ditujukan untuk kawan-kawan para pekerja lapangan dan para sarjana teknik yang baru bertugas sebagai Insinyur Proses di lapangan. Pengantar Penulis Saya masih teringat ketika lulus dari jurusan Teknik Kimia dan langsung berhadapan dengan dunia nyata (pabrik minyak dan gas) dan tergagap-gagap dalam menghadapi problem di lapangan yang menuntut persyaratan dari seorang insinyur proses dalam memahami suatu permasalahan dengan cepat, dan terkadang butuh kecerdikan – yang sanggup menjembatani antara teori pendidikan tinggi dan dunia nyata (=dunia kerja). Semakin lama bekerja di front line operation – dalam hal troubleshooting – semakin memperkaya kita dalam memahami permasalahan-permasalahan proses berikutnya. Menurut hemat saya, masalah-masalah troubleshooting proses di lapangan seringkali adalah masalah yang sederhana, namun terkadang menjadi ruwet karena tidak tahu harus dari mana memulainya. Hal tersebut

[Lowongan Kerja] QA System Coordinator, Pipe Yard Coordinator, Customer Assistant Coordinator

With over 30 years' experience, Air Energi are the premier supplier of trusted expertise to the oil and gas industry. Headquartered in Manchester UK, Air Energi has regional hubs in Houston, Doha, Singapore and Brisbane. We have offices in 35 locations worldwide, experience of supply for 50 countries worldwide, and through our company values: Safe, knowledgeable, innovative, passionate, inclusive, and pragmatism, WE DELIVER, each and every time. At the moment we are supporting a multinational OCTG processing operation in seeking of below positions: 1.       QA System Coordinator Coordinates Quality System development in plant, directing the implementation of specifications and quality norms. Administers complaints regarding non-conformities and provides quality process information in support of decision making. Develops the necessary procedures, instructions and specifications to ensure Quality System conformity. Coordinates and organizes the execution of interna

Apa itu HSE ?

HSE adalah singkatan dari Health, Safety, Environment. HSE merupakan salah satu bagian dari manajemen sebuah perusahaan. Ada manejemen keuangan, manajemen sdm, dan juga ada Manajemen HSE. Di perusahaan, manajemen HSE biasanya dipimpin oleh seorang manajer HSE, yang bertugas untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengendalikan seluruh program HSE. Program  HSE disesuaikan dengan tingkat resiko dari masing-masing bidang pekerjaan. Misal HSE Konstruksi akan beda dengan HSE Pertambangan dan akan beda pula dengan HSE Migas . Pembahasan - Administrator Migas Bermula dari pertanyaan Sdr. Andri Jaswin (non-member) kepada Administrator Milis mengenai HSE. Saya jawab secara singkat kemudian di-cc-kan ke Moderator KBK HSE dan QMS untuk penjelasan yang lebih detail. Karena yang menjawab via japri adalah Moderator KBK, maka tentu sayang kalau dilewatkan oleh anggota milis semuanya. Untuk itu saya forward ke Milis Migas Indonesia. Selain itu, keanggotaan Sdr. Andry telah saya setujui sehingga disk