KBR is a leading global engineering, construction and service company supporting the energy, hydrocarbon, government service and civil infrastructure sectors. To fulfill the requirements in the recently awarded Projects, We seek talented and experienced Indonesian nationals to fill the following positions:
 
DCS Panel Operator ( Algeria )
Qualifications:
  • Having at least 5 years DCS Panel Operator and relevant experience in multinational and/or local Oil & Gas companies as a related on a major LNG facility or Gas plant, heavy petrochemical or refining plant. LNG experiences are an advantage.
  • Good knowledge of Gas plant/Hydrocarbon plant operating principals down to equipment level as well as systems operation, plant safety and prior outside plant operators experience in same industry for a minimum of 5 years is required
 
Job Description:
 
  • Primarily shift operation of LNG train, Fractionation Storage and Loading and Utilities and off sites panels. Implementing plant ops procedures to change the state of the plant production levels start and stop equipment, response to trips and alarms completion of logs, liaison with outside operators and directing field operations when needed from panel.
  • Log and record keeping.
 
 
GENERAL REQUIREMENTS
1.    Good command of both written and spoken English is a Must
2.    Good communication skills and team player
3.    Good HSE Awareness and Trustworthy
4.       Willing to work Night Shift.
5.       Willing to be placed in Algeria with 6 months Contract Employment term.
 
Interested candidates should send their resume in English to:
 
Mentioning the position applied in the subject email
Not later than 2 weeks after this advertisement.
DO NOT attach scanned certificates, transcripts and reference letters and ONLY SHORT-LISTED candidates will be contacted.
Rekan saya seorang Project Coordinator di salah satu perusahaan Oil and Gas Service sedang mencari kandidat untuk posisi:
- Process Engineer
- Lifting Specialist
- Transportation and Installation Engineer


untuk project dengan Total EP Indonesie yg sedang running
Silakan untuk rekan - rekan yg berminat dan mempunyai pengalaman di posisi tersebut bisa langsung kirimkan update CV terbarunya ke  m3ison@yahoo.com,

Untuk scope of work dan minimum requirement akan di infokan via email/tlp jika kandidat masuk kualifikasi.
KBR is a leading global engineering, construction and service company supporting the energy, hydrocarbon, government service and civil infrastructure sectors. To fulfill the requirements in the recently awarded Projects, We seek talented and experienced Indonesian nationals to fill the following positions:
 
DCS Panel Operator (Algeria)
Qualifications:
  • Having at least 5 years DCS Panel Operator and relevant experience in multinational and/or local Oil & Gas companies as a related on a major LNG facility or Gas plant, heavy petrochemical or refining plant. LNG experiences are an advantage.
  • Good knowledge of Gas plant/Hydrocarbon plant operating principals down to equipment level as well as systems operation, plant safety and prior outside plant operators experience in same industry for a minimum of 5 years is required
 
Job Description:
 
  • Primarily shift operation of LNG train, Fractionation Storage and Loading and Utilities and off sites panels. Implementing plant ops procedures to change the state of the plant production levels start and stop equipment, response to trips and alarms completion of logs, liaison with outside operators and directing field operations when needed from panel.
  • Log and record keeping.
 
 
GENERAL REQUIREMENTS
1.    Good command of both written and spoken English is a Must
2.    Good communication skills and team player
3.    Good HSE Awareness and Trustworthy
4.       Willing to work Night Shift.
5.       Willing to be placed in Algeria with 6 months Contract Employment term.
 
Interested candidates should send their resume in English to:
 
Mentioning the position applied in the subject email
Not later than 2 weeks after this advertisement.
DO NOT attach scanned certificates, transcripts and reference letters and ONLY SHORT-LISTED candidates will be contacted.
One of KBR Company, a worldwide leader in the design, engineering,
Procurement and construction of bulk material handling and processing
Systems for the power and mining industries seeks talented and experienced
Indonesian nationals to fill the following positions:
 
Electrical Supervisor (Commissioning)
Core Competency:
 
  1. Electrical Engineering background.
  2. At least 5 years experience specially in Electrical Commissioning for Conveyor Project.
 
Mechanical Supervisor (Commissioning)
Core Competency:
 
  1. Mechanical Engineering background.
  2. At least 5 years experience specially in Electrical Commissioning for Conveyor Project and Millwright.
 
QA/QC Supervisor-Electrical
Core Competency:
 
  1. Electrical Engineering background.
  2. At Least 5 Years of Experience in quality Assurance (Non Destructive Examination (NDE) Level1: LV/MV Cable Insulation Resistance Testing/HV Dielectric Withstanding Voltage Testing / HV (Raychem® /3M™) Cold & Hot Shrink Termination Inspection.
 
QA/QC Supervisor-Civil
Core Competency:
 
  1. Civil Engineering Background.
  2. Experience in check and review the plans & specifications for the proper construction & quality implementation at job site.
  3. Experience in pre-inspection to ensure that all installed materials are within the standard in conformance to applicable drawings & specs.
 
General Requirement:
 
  1. Willing to join as Contract Employee.
  2. Willing to be relocated to Sangatta (East Kalimantan).
  3. Strong command of verbal and written English.
  4. Strong interpersonal skills and Organizational Experience.
Interested applicants should send their resume, in English to FJKTREC@kbr.com  
DO NOT attach scanned certificates, transcripts and reference letters and ONLY SHORT-LISTED candidates will be contacted

Dear all,

Diberitahukan bahwa Labuan Shipyard & Engineering, MALAYSIA sedang membuka lowongan untuk ENGINEER dan DESIGNER semua disiplin (Structure, Piping, Mechanical, Electrical & Instrument). Syarat berpengalaman dalam bidang EPC Oil & Gas minimal 5 tahun. Diutamakan lancar bahasa Inggris lisan & tulisan.  Bagi yg berminat segera kirim CV kepada HR MANAGER (mohamad@labuanship.com). Schedule interview pertengahan Desember 2012.
Sebuah perusahaan kontraktor EPC terbesar di Tanjung Uncang Batam yang bergerak dalam pembuatan Modul, jacket, topside sat ini membutuhkan tenaga tenaga trampil yang akan ditempatkan sebagai
 
Engineering Drafter
Batam Based
Requirements:
  • Jumlah yang dibutuhkan 30 orang
  • Male / Female
  • Min SLTA/ D3/S1
  • Pengalaman minimal 1 tahun dibidang konstruksi oil gas.
  • Mempunyai motivasi kerja yang tinggi
  • Dapat berkomunikasi dengan baik, berorientasi pada pencapaian, dan inisiatif.

Bagi yang berminat silahkan mengirimkan CV nya dengan mencantumkan salary yang diinginkan ke :
batamtraining@gmail.com  atau  hrd@batamtraining.com
Rekan2 yth,

Saat ini kami membutuhkan jasa untuk supervisi pekerjaan instalasi sprinkler dan
outside ring fire hydrant piping system di pabrik kami. Scope of work utk
pekerjaan ini antara lain:
1. Memastikan spesifikasi bahan dan material sesuai dengan persyaratan
2. Instalasi sesuai dgn design dan drawing yg sudah ada
3. memastikan kesesuain bill of material
4. memastikan testing and commisioning sesuai SOP

persyaratan utama lainnya adalah memahami dan mempunyai pengalaman utk project
fire protection under FM Global Approval.
Jika berminat silahkan menghubungi kami.

Terima kasih,
Salam,
Raditya
raditya_bogor@yahoo.com 
SWOT itu kepanjangannya adalah Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat.....

Strength atau Kekuatan dan juga Weakness atau kelemahan adalah sesuatu yang sifatnya lebih ke arah internal sedangkan Opportunity (peluang) dan Threat (Ancaman/hambatan) lebih kearah eksternal.
Analisa ini bisa digunakan untuk analisa pribadi (diri sendiri) maupun analisa akan dunia di sekitar kita (industri kita misalnya)

Kalau tujuannya untuk analisa pribadi, mungkin faktor S dan W bisa digambarkan melalui pertanyaan..
apa kekurangan dan kelebihan dari diri kita....
 

Dengan mengetahui secara lebih mendalam, diharapkan kita bisa "naik" ke tahap selanjutnya..
yaitu analisa O dan T.
mungkin gambarannya seperti ini..

Setelah anda mengetahui kelebihan, juga melihat keadaan di sekeliling anda(misal pekerjaan, hubungan keluarga, persahabatan, kerohanian, dll) kira peluang apa yang anda miliki? demikian juga untuk kekurangan anda dibandingkan dengan keadaan di sekeliling anda, kira2 apa yang menjadi ancaman bagi anda..



Tanya - fauzan haq


Saya membaca di suatu acara perekrutan pegawai terdapat salah satu persyaratan yaitu calon tersebut perlu membuat analisa SWOT (Strength Weaknes Opportunity Treat) tentang diri masing-masing. Yang ingin saya tanyakan, apa maksud dari SWOT itu sendiri dan apa yang perlu ditulis atau diungkapkan untuk menjawab pertanyaan seputar SWOT tersebut?

Atas pencerahannya saya ucapkan banyak terima kasih.


Tanggapan 1 -  mohamad.kadafi


Setahu saya Analisa SWOT dipake untuk menganalisa potensi (pribadi, organisasi, team, dll).
Ada 4 pisau bedah, yang dibagi dalam 2 aspek klasifikasi

1. potensi internal (baik positip maupun negative)
- Strength
- Weakness

2. potensi eksternal (positip/negative)
- Opportunity
- Treat

Analisa biasanya dilakukan dengan scoring dan pembobotan/matrikulasi.
Pertama di definisikan dulu potensi2nya.
Missal yang termasuk strength itu apa aja (potensi positif dari aspek internal, missal : kekuatan modal, specific skill, dll) yang termasuk weakness itu apa aja (potensi internal negative, missal : kurang berani ambil resiko, tidak tepat waktu, dll) begitu juga untuk opportunity dan treat, aspek external baik positip (opportunity) maupun negative (treat).

Setelah di definisikan, lalu di lakukan pembobotan dan scoring kemudian dibandingkan, mana yang dominant, idealnya adalah strength dan atau opportunity yang dominant, tapi kalo potensi negative yg dominant maka ada improvement action biasanya begitu.

Kalo ada yang salah tolong dikoreksi, mohon ditambahkan dan dilengkapi.

Terima kasih


Tanggapan 2 - Joi Surya Dharma@medcoenergi


Pak Fauzan,

Sejauh pengetahuan saya (CMIIW), SWOT adalah suatu strategic framework analysis yang digunakan untuk company level atau pun business unit-nya.
Jadi ini analisis dilakukan terhadap entity, yang dalam case bapak adalah terhadap diri Bapak.

SW berupa internal analysisnya, sedangkan OT adalah externalnya.

Namun SWOT analysis tidaklah berguna jika tidak ada action plan dan sering dibilang dari SWOT --> So What yaitu berupa strategy identification dan ini bisa di realisasikan terhadap value chain company saat ini yang di modify terhadap short, mid dan long term plannya. Dalam case Bapak saya pikir setelah menceritakan kekuatan/kemampuan (positif), kelemahan (negatif), kesempatan diluar diri dan ancaman terhadap diri Bapak, kemudian So What yang menurut saya bagaimana kemampuan (S) bapak tersebut didayagunakan se optimal mungkin untuk men-tackle ancaman (T) dan grab kesempatan (O) yang ada.

Agak meluas dari SWOT adalah Industry analysis, karena SWOT tidak akan berjalan jika tidak melihat the big picture alias Industry-nya. Dalam case bapak, saya pikir industrinya adalah proses aplikasi pekerjaan dengan competitornya adalah para pelamar kerja.

Secara singkat, step by step berikut: (SWOT analysis ada di step ke-5)
1. Industry dan Competitor Analysis : kita identify Dominant Industry Characterisctis
2. Competitive Analysis: bisa menggunakan Michael Porter's Five Forces Analyis
3. Competitive Position of Major Companies: yang bisa narrow down menjadi 5 sampai 2 competitor terbesar
4. Competitor Analysis: dengan identify Industry Key Suscces Factores, dan hasilnya adalah berupa Strategic Group Map yaitu positioning kita terhadap competitor lainnya
5. Company Situation Analysis: dengan identify Strategic Performance Indicatior dan SWOT analysis
6. Competitive Strength Assessment: di rate berdasarkan Key Success Factor
7. Strategy Identification: kemudian me-modify current value chain

Semoga sedikit penjelasan diatas membantu dan ini detail info tentang SWOT :
http://www.quickmba.com/strategy/swot/


Tanggapan 3 - Cahyo Hardo


Analisa SWOT biasanya saya gunakan ketika ada pegawai baru atau pindahan dari departemen lain yang joint departemen kami. Tujuannya adalah supaya kita tahu peta kekuatan dan kelemahan si orang ini agar lebih mudah melakukan tindakan yang diperlukan, dalam konteks positif tentunya.

Analisa SWOT haruslah jujur, karena tokh pada akhirnya akan dibuktikan di tempat kerja. Perlu diingat, SWOT hanyalah salah satu input, misalnya untuk input development seseorang, masih banyak faktor2 lain yang bisa diujikan.

Melakukan analisa SWOT itu gampang2 susah karena butuh konsentrasi dan kejujuran diri, karena pada hakekatnya, susah untuk mengakui kelemahan ketimbang menerima kelebihan yang ada pada kita.

Salah satu input yang berguna adalah, tanyalah pada anggota keluarga kita apa kelemahan dan kelebihan kita, pun kepada kolega dan teman kerabat.

Mudah2an tidak menambah bingung.


Tanggapan 4 - didi_erdiwal


Dear Mas Fauzan,

Sekedar menambahkan apa yang sudah disampaikan rekan2 lainnya.

Dalam konteks rekrutmen, SWOT yang dilakukan adalah sebagai salah satu tool dari serangkaian tool. Jadi biasanya bukan satu2-nya tool yang digunakan sebelum memutuskan apakah seseorang akan diterima untuk bekerja pada suatu posisi tertentu.

Namun pada intinya, yang ingin diketahui adalah sejauh mana kandidat mengetahui tentang dirinya sendiri dari analisa SWOT yang dilakukannya sendiri terhadap dirinya. Semakin ia tahu akan dirinya Strengths (kekuatan diri), Weaknesses (kelemahan diri), Opportunities (kesempatan yang dapat dimanfaatkannya), and Threats (ancaman yang mungkin timbul) maka dapat dipastikan ia akan lebih mudah dalam beradaptasi dan berkarya.

Apa yang harus ditulis ? Tuliskan saja semua yang kita ketahui tentang diri kita dengan mengacu pada SWOT tadi. Tentu saja kita harus jujur, karena akan di-check dengan tool lain. Biasanya bila kita membual dari sisi 'content' maka akan ketahuan, katakanlah pada saat di-interview.

Apa yang kita tuliskan juga sekaligus bisa memberikan gambaran mengenai apa yang ada didalam diri kita... misal: cara berpikir, dsb.

Mudah2-an apa yang saya tambahan memberikan manfaat. Bila masih ada hal yang ingin didiskusikan, silahkan kita bahas lagi bersama.

Salam dan vivi Migas.


Tanggapan 5 - Yalbert K yalbert@re.rekayasa


SWOT Analysis merupakan methoda yang efektif untuk mengidentifikasi Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weakness), Peluang (Oppotunity) dan Tantangan (Threats). Memang dianalisa ini kita melakukan pembobotan setiap factor yang telah kita definisikan dan kemudian score nya dibandingakan. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca pada lampiran.
Mohon ma'af jika ada yang salah dan mungkin dari bapak2 yang lain bisa mengkoreksi dan tambahan.


Tanggapan 6 - fauzan haq


Terima kasih sebelumnya atas pencerahannya

Dalam konteks mencari pekerjaan, ada beberapa hal yang masih membingungkan
saya terutama untuk opportunity dan threat. Apakah keduanya selalu dihubungkan dengan kelebihan dan kekurangan yang dimiliki diri, dengan kata lain sifatnya seolah-olah seperti hubungan implikasi, seperti: karena "begini" maka "begitu"?
Saya masih belum mendapatkan gambaran yang jelas tentang seperti apa
opportunity dan threat diri sendiri. Bisa minta tolong rekan-rekan memberikan contoh konkretnya?

Terima kasih sebelumnya. Maaf jika merepotkan.


Tanggapan 7 - Albert M


Pak Fauzan,
IMHO, memang lebih mudah sepertinya mengerti analisa SWOT ini jika dihubungkan dengan business strategic dibandingkan jika diaplikasikan untuk menilai kemampuan dan potensi seseorang. Jika Strength dan Weakness berhubungan dengan saat ini, maka Opportunity dan Threat berhubungan dengan masa depan (foreseeable conditions). Masing-masing orang memiliki
Opportunity dan Threat yang berbeda, tergantung dari pengalaman dan interest masing-masing individu. Contoh threat dalam konteks mencari pekerjaan : kemampuan bahasa asing, kemampuan IT, pengalaman berorganisasi dsb dari para fresh graduate yang menjadi saingan anda dalam mencari pekerjaan.
Contoh opportunities : semakin meningkatnya kebutuhan tenaga kerja yang multi skill, semakin banyak media untuk mengakses informasi mengenai lowongan-lowongan dan semakin mudah memasukkan lamaran melalui online application, dsb.
Threat anda berbeda dengan threat saingan anda, karena misalnya bagi anda kemampuan bahasa bukan masalah. Demikian juga opportunity, jika anda tidak memiliki multi skill misalnya, maka hal itu bukan menjadi opportunity melainkan menjadi threat buat anda.


Tanggapan 8 - Administrator


Dengan attachment.

SWOT Analysis merupakan methoda yang efektif untuk mengidentifikasi Kekuatan (Strengths), Kelemahan (Weakness), Peluang (Oppotunity) dan Tantangan
(Threats). Memang dianalisa ini kita melakukan pembobotan setiap factor yang telah kita definisikan dan kemudian score nya dibandingakan. Untuk lebih
jelasnya bisa dibaca pada lampiran.
Mohon ma'af jika ada yang salah dan mungkin dari bapak2 yang lain bisa
mengkoreksi dan tambahan.

Attachment : SWOT Analysis.pdf


Tanggapan 9 - Satya Paramita


Dear Fauzan,

SWOT itu kepanjangannya adalah Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat.....

Strength atau Kekuatan dan juga Weakness atau kelemahan adalah sesuatu yang sifatnya lebih ke arah internal sedangkan Opportunity (peluang) dan Threat (Ancaman/hambatan) lebih kearah eksternal.
Analisa ini bisa digunakan untuk analisa pribadi (diri sendiri) maupun analisa akan dunia di sekitar kita (industri kita misalnya)

Kalo tujuannya untuk analisa pribadi, mungkin faktor S dan W bisa digambarkan melalui pertanyaan..
apa kekurangan dan kelebihan dari diri kita....

dengan mengetahui secara lebih mendalam, diharapkan kita bisa "naik" ke tahap selanjutnya..
yaitu analisa O dan T.
mungkin gambarannya seperti ini..

setelah anda mengetahui kelebihan, juga melihat keadaan di sekeliling anda
(misal pekerjaan, hubungan keluarga, persahabatan, kerohanian, dll) kira peluang apa yang anda miliki? demikian juga untuk kekurangan anda dibandingkan dengan keadaan di sekeliling anda, kira2 apa yang menjadi ancaman bagi anda..

sebagai contoh kelebihan saya adalah bermain musik dan kegiatan saya di luar hari kerja minim sekali maka opportunity saya adalah saya bisa ngajar musik tapi kekurangan saya adalah saya orgnya mudah bosan maka threat buat saya...bisa2 bulan depan, saya uda males2an ngajarnya..

nah..dari analisa ini diharapkan kita bisa naik lagi ke tahap berikutnya.....pertanyaan selanjutnya, strategi apa yang harus saya terapkan supaya saya bisa tetep ngajar dan sifat 'males' saya bisa dikurangi???
misal : strategi yang saya gunakan untuk menghilangkan rasa malas adalah, dengan mempelajari & mengajarkan lagu2 baru, lagu yang lagi ngetrend saat itu...
jadi disamping saya nya yang ga bosan....murid saya juga ga akan bosan...bahkan bisa2 menjadi sangat semangat untuk saling belajar dan mengajar..... ^_^

Lebih luas lagi..bisa digunakan untuk menganalisa bisnis kita, tidak hanya bisnis yang sudah berjalan, bahkan bisnis yang baru sekalipun....dengan kata lain fungsi dari analisa ini sangat luas....

Mungkin demikian inti dari Analisa SWOT diri itu...^_^

Untuk internal cold insulation dimana condensed water kemungkinan ada, umumnya coating yang digunakan adalah epoxy surface tolerant.
  Ada coating manufacturer yg merekomendasikan 3 coat system dimana primer zinc silicate 60-70 micron, kemudian intermediate 150 micron dan topcoat 150 micron dengan epoxy surface tolerant.
  Tetapi ada juga yang merekomendasikan langsung dgn epoxy surface tolerant 300 micron.
  Surface preparation sebelum applikasi sebaiknya dgn blast cleaning min. Sa 2 1/2 bila di primer dgn zinc silicate.


Tanya - Yohanes Subono –EGD


Rekan - rekan Yth.,

Kalau saya cermati, pipa, tangki dan equipments instalasi baru maupun lama sebelum di insulation cukup di bersihkan saja. Tindakan pembersihan instalasi lama biasanya agak njlimet karena harus membersihkan bekas insulasi yang menempel dan karat, bisa dengan manual, chemical atau mechanical seperti sand blast atau high pressure water jet, sebelum dilakukan penggantian (insulation replacement). Kalau aplikasinya untuk storage tank tentu akan menambah waktu kerja dan biaya.

Apakah ada dari rekan - rekan yang punya pengalaman melakukan Primer Coat terhadap permukaan metal sebelum dilakukan insulation supaya memudahkan dan mempercepat cleaning preparation dan mungkin untuk menambah life time insulasi (terutama untuk aplikasi injection insulation pada temperature minus).

Mohon pencerahannya.
Terima kasih


Tanggapan 1 - Ifan, Rifandi (Supraco)


Pak Subono,

Bisa di jelaskan, insulationnya untuk hot service atau cold service ??
Berapa temperaturnya ??


Tanggapan 2 - kadafi mohamad

Mungkin tdk banyak membantu,
Tapi setau saya pengecatan dilakukan berdasarkan kondisi lingkungan, Dengan tebal coating, Dry Film Thickness (dft) dalam satuan micron

BERDEBU :EPOXY AMINE RED LEAD, 50 (P)
EPOXY AMINE, 40 (I)
EPOXY AMINE, 40 (T)

INDUSTRI :ORGANIC ZYNC, 75 (P)
VENYL HEAVY DUTY, 75 (I)
VENYL HEAVY DUTY, 75 (T)

LAUT/PANTAI :ZINC SILICON, 75 (P)
HEAVY DUTY EPOXY, 100 (I)
HEAVY DUTY EPOXY, 100 (T)

UN-CORROSIVE:RED LEAD ALKYD, 50 (P)
ALKYL ENAMEL, 40 (I)
ALKYD ENAMEL, 40 (T)

Ket:
P = primer coat
I = Intermediate coat
T = Top Coat

Kalo ada yang salah mohon dikoreksi


Tanggapan 3 - HIDAYAT TYCO EURAPIPE


Bila kita sering menggunakan pipa atau equiptment lain dari material steel, iron dan metal lainnya untuk transfer fluida memang dampaknya harus melalui coating dulu sebelum di instalasi, kadang biayanya cukup mahal,

Tapi kini dengan adanya material dari POLYETHYLENE khususnya HDPE 100+ maka pipa, fitting atau peralatan lain bisa mengurangi biaya karena anti korosif dan berumur lebih panjang.


Affordable Water Cost
50year Life Circle Cost (USD)
Based on US$1Mil PE Pipework Cost

Material
Initial            Cost
Design Life (yrs)
Life Cost
Water Cost
Comment

@$0.42/m3

PE

$1,000,000

50

$1,000,000

$0.42/m3

-


Steel

$800,000

15*

$2,400,000

$1.26/m3

plus inflation


PVC

$750,000

12*

$3,000,000

$1.72/m3

plus inflation


Advised  actual installed life

  by many PDAM

Mudah-mudahan info ini bermanfaat.


Tanggapan 4 - rahmatsatriadewangga
   

By the way, mumpung sedang menyinggung HDPE pipe...
Walau sudah banyak industri yang mengaplikasikan pipa HDPE namun  dirasakan penggunaan pipa HDPE di Indonesia masih cukup rendah...  khususnya untuk aplikasi di public utility...

Padahal dari pengalaman yang saya dapat, penggunaan pipa HDPE selain  seperti yang telah disebutkan, anti karat, juga ringan, lebih lentur  daripada PVC, dan daya tahan thdp tekanan internal (fluida, gas)dan  eksternal (beban luar) juga cukup tinggi.

Dari segi pemasangan juga sangat mudah, dibandingkan dengan steel  pipe, iron pipe, apalagi beton. Pemasangan 1 unit pipa, sepanjang 6  meter, saja sudah memakan manpower berapa banyak, belum lagi jika  menghadapi medan yang sulit. Bandingkan dengan pipa HDPE, sepanjang  6 meter bisa diselesaikan oleh 2 orang saja, dengan waktu kurang  dari 5 menit. Berapa cost yang bisa direduksi.

Dengan berbagai kelebihan diatas, saya heran mengapa perkembangan  pipa HDPE di Indonesia, khususnya disektor public utility, PDAM baik  divisi air minum maupun air limbah, sangat rendah. Padahal  penggunaan pipa HDPE bisa menghemat APBN maupun APBD, menurunkan  biaya project....



Tanggapan 5 - Yohanes Subono - EGD


Pak Ifan Yth.,

Ini untuk aplikasi Cold Insulation pada tangki bola dengan Material Polyurethane pakai Injection Method. Temperature in service - 40 oC (minus 40 oC).


Tanggapan 6 - ifan rifandi

Pak Subono,
  Untuk internal cold insulation dimana condensed water kemungkinan ada, umumnya coating yang digunakan adalah epoxy surface tolerant.
  Ada coating manufacturer yg merekomendasikan 3 coat system dimana primer zinc silicate 60-70 micron, kemudian intermediate 150 micron dan topcoat 150 micron dengan epoxy surface tolerant.
  Tetapi ada juga yang merekomendasikan langsung dgn epoxy surface tolerant 300 micron.
  Surface preparation sebelum applikasi sebaiknya dgn blast cleaning min. Sa 2 1/2 bila di primer dgn zinc silicate.
  Kalau dari sisi life time, sewaktu saya di Wattyl Dimet, pernah aplikasi system ini (Dimetcote 9 + Amerlock 400) di pipa yg selalu lembab dan hasilnya memuaskan (3 th kemudian saya lihat kembali masih bagus).
  Mudah2 an informasi ini berguna.
Saya baru ditugaskan untuk mengecek IO Tag untuk proses di atas. Jadi untuk mengisi waktu luang sambil beradaptasi dengan lingkungan, istilah maupun rekan kerja, manurut rekan2 di sini, sebaiknya apa yang bisa saya pelajari untuk mendukung pekerjaan di atas?
Thanks before untuk informasinya.


Tanya - caezzar10


Mau tanya, saya baru aja di assign utk bergabung di tim yang menangani pekerjaan di atas.
Sementara ini, saya baru ditugaskan untuk mengecek IO Tag untuk proses di atas. Jadi untuk mengisi waktu luang sambil beradaptasi dengan lingkungan, istilah maupun rekan kerja, manurut rekan2 di sini, sebaiknya apa yang bisa saya pelajari untuk mendukung pekerjaan di atas?
Thanks before utk informasinya.


Tanggapan 1 - Crootth Crootth


Mas Caesar (maaf kalau namanya tidak cocok, karena memang anda tidak spesifik menyebutkan identitas anda),

Persoalan yang ditanyakan terlalu luas, sebaiknya dipilah pilah lagi. Beberapa hal mungkin yang berkaitan dengan SIL study (baik Verification Study maupun Classification Study) dan Process Shutdown Philosophy mungkin saya bisa jawab, tapi sekali lagi pertanyaannya terlalu umum, mohon untuk bisa lebih spesifik lagi. Penjelasannya bisa beberapa buku tebal jika memang pertanyaannya terlalu umum.


Tanggapan 2 - caezzar10


Tidak apa2 mas, kemarin memang buru2 nulis imelnya, jadi lupa kasi sign di bawahnya, terima kasih sebelumnya Mas DAM :D

Untuk spesifik jobnya, kemungkinan saya akan diarahkan ke Logic Diagram. Dan juga berkaitan dengan Quick Builder & Control Builder.
Sepertinya bagian saya untuk pengerjaan PSD-F&G untuk CPP,Central Processing Platform (kalau tidak salah kepanjangannya begitu) Mungkin ada yang bisa membantu, maaf kalau masih kurang spesifik.


Tanggapan 3 - Sonny Dhamayana


Kalau nanti diarahkan ke Logic Diagram sebaiknya sich dimulai dari :

a. Define the process to be controlled
-> coba dicheck di Logic Philosophy atau Control Naratifnya, disini bisa dilihat definisi
PSD (Process Shutdown) dan ESD (Emergency Shutdown)
b. Draw Sketch of the process operation if necessary
-> disini bisa merefer beberapa document seperti P&ID, Plot Plan Layout, etc.
c. Determine the sequence of operation to be performed
-> ini bisa dengan mulai check Cause & Effect Diagram
d. Write Logic Diagram
-> mulai start bikin Logic Diagram.
Selamat mencoba......

Mungkin ada yang menambahkan.....?????

Kawan - kawan marilah kita tidak memberikan penilaian yang sebenarnya kita tidak tahu pasti. Jangan under-estimate menilai BUMN kita yang telah sedikit banyak telah berperan menunjang kehidupan negara ini, termasuk anda - anda semua.
Jangan sepenggal pengalaman buruk dijadikan penilaian umum (men generalisasi) kinerja sebuah perusahaan. Sangat setuju dengan Pak Anas H, saya kira Total pun tidak men-drill sumur sendiri begitu juga PEP. Saya juga melihat sendiri PDSI (Pertamina Drilling Service ) anak perusahaan Pertamina (Persero) bisa melakukan pengeboran sampai 2000 m baik vertical maupun directional dengan hasil yang baik. Dan beberapa field PEP juga bahkan ada yang bisa meningkatkan produksinya sampai lebih dari 200%. Saya yakin tidak ada oil company yang bisa manju sendiri tanpa dukungan Oil Service Company.

Tanggapan 28 - desma_rd

Mas Ayub,

Cuma bingung aja, sumur eksplorasi apa yang bisa menghabiskan 100 juta dollar per sumur ? Pakai rig apa ? Dengan jack-up, 50 juta dollar sudah dapat dipastikan sangat mewah. .Mau ngebor deepwater ? Di Mahakam kan tidak ada (tolong saya dikoreksi kalau memang di mahakam ada deepwater).

Soal pekerja 1 orang ekspat diganti dengan 1 orang indonesia yg jadi ekspat, perlu diteliti dulu tuh skema penggajiannya. Kalau 1 ekspat yg masuk ke indonesia digaji ekspat (masuk cost recovery ?) vs 1 orang indonesia jd ekspat dgn gaji indonesia (masuk cost recovery ?) dan hanya ditambahkan biaya hidup dari total, masih untung siapa ? Soal ini mungkin teman teman dr hrd dan finance yg lebih tahu.

Soal reserve. Apakah yg anda sebut tinggal 25 persen itu dari existing reserve krn tidak adanya sumur-sumur eksplorasi baru ? Karena sangat dipahami dengan status yg tidak jelas, sangat riskan bagi Total utk melakukan eksplorasi baru. Yg dilakukan adalah memaksimalkan pengurasan reservoir dengan melakukan pengeboran horizontal. Itupun kalau tidak dilakukan hati-hati justru akan merusak reservoir yg ada spt yg terjadi di salah satu lapangan milik kps lain.

Oh iya, kalau Mahakam tidak menguntungkan, kira-kira kenapa PM Prancis perlu repot-repot datang ke Indonesia untuk melobi soal ini ?


Sekitar awal Maret kemarin, TEPI mengadakan tendering untuk project PECIKO & SISI NUBI dengan lead time delivery sangat pendek untuk ukuran/type yang diminta. Termasuk ukuran big tender untuk splitter wellhead & X-tree, namun sayang technical requirementnya cenderung merujuk ke salah satu brand sehingga saya rasa susah untuk mendapatkan tender tsb. Cukup wajar memang kalau TEPI menginginkan pemenangnya brand yang sama dg brand wellhead yg telah terpasang sebelumnya di field mereka.


Tanggapan 29 - Rania Indrianingsih


Oh iya, kalau Mahakam tidak menguntungkan, kira-kira kenapa PM Prancis perlu repot-repot datang ke Indonesia untuk melobi soal ini ?

quote: kucing mana pun akan datang mengendus, jika ada ikan asin nganggur ....


Tanggapan 30 - rio.hendiga@akersolutions

 
Sekitar awal Maret kemarin, TEPI mengadakan tendering untuk project PECIKO & SISI NUBI dengan lead time delivery sangat pendek untuk ukuran/type yang
diminta. Termasuk ukuran big tender untuk splitter wellhead & X-tree, namun sayang technical requirementnya cenderung merujuk ke salah satu brand sehingga saya rasa susah untuk mendapatkan tender tsb. Cukup wajar memang kalau TEPI menginginkan pemenangnya brand yang sama dg brand wellhead yg telah terpasang sebelumnya di field mereka.

Mungkin benar yang dikemukakan pak Desma, kalau Mahakam tidak menguntungkan kok PM Prancis dtg ke Indonesia untuk melobi . Namun seperti yang kita ketahui memang terlalu banyak conflict of interest di jajaran petinggi kita apalagi kalau menyangkut SDA kita. Mulai dari process tendering sampai sudah keluar minyak/gas, selalu ada aja jalan menuju ke Roma.



Tanggapan 31 - Karina karce1706


*jadi gatel pengen komentar*

Saya pernah kerja jadi kontraktor buat sumur eksplorasi di Pertamina, dan buat sumur vertikal aja, dangkal 900m di Cepu (onshore) saja harus menggunakan integrated project management karena pertamina ep tidak punya karyawan yg cukup berpengalaman maupun kapasitas yg cukup utk membor sumur dangkal dikawasan cepu (yg notabene udah banyak data-nya)

Sekarang saya jd kuli drilling di tepi utk field barunya di south mahakam. Harus ngebor 4500m diplatform super mungil, angle yg sulit. Di field lain seperti TTH dan peciko yg sudah mature lebih sulit lagi. Lubangnya sudah seperti akar serabut kalo diliat dr bird view, inclination gila2an sampai horizontal, anti collision risk besar bgt, kita bahkan pakai teknologi splitter well (1 slot 2 sumur) dengan beribu company rules supaya bisa tetap ngebor sementara platform bisa tetap berproduksi dan well intervention (klo produksi berkurang) bisa dilakukan.

Hmm sorry ya buat yg kerja dipertamina, tp apa sampeyan bisa kaya gt? Kalo ada yg tersinggung mahap de. Masi pagi belom ngopi


Tanggapan 32 - Anas H


Bagi oil company, ngebor hingga lubangnya sampai sudah seperti akar serabut pun, biasa saja....tinggal cari services directional yg handal. Memangnya total ngerjain sendiri itu sumur2nya....? Palingan anadrill, or backer jg yg ngerjainnya, bukan total scr lgsg.

Nggak baik ah, nganggep enteng/ngeremehin company lain.... Bisa marah tuh suhu2 drilling dr pertamina-ep, yg dibilang gak ada yg mampu ngebor sampai 900m vertikal.


Tanggapan 33 -karce1706

Wah...sorry mas, salah satu yg membedakan tepi dibandingin oil co lainnya adalah sistem anti collision-nya, dan teknologi splitter well-nya. Directional driller-nya memang contractor, rig-nya jg contractor, tp tetep aj kita ngga hanya 100% QC mereka, tp juga desain sendiri.

Kali ini saya ngomong pake fakta. Kenapa pertamina ep sampai skrg pakai ipm project buat ngebor dicepu dan pondok tengah? Hayoooo

*kayanya saatnya mas anaazzz salto deh*


Tanggapan 34 - Anas H
Karina:
Wah...sorry mas, salah satu yg membedakan tepi dibandingin oil co lainnya adalah sistem anti collision-nya, dan teknologi splitter well-nya. Directional driller-nya memang contractor, rig-nya jg contractor, tp tetep aj kita ngga hanya 100% QC mereka, tp juga desain sendiri.

Me:
Serrrrrius, desain total sendiri...?? Hak cipta/ paten-nya, nomer berapa? Sistem collision dah common, bukan teknologi aneh lagi. Splitter well,  Baker Oil Tools punya produk namanya 'Downhole Splitter'. Kok, saya jd ragu total ni oil company or service company ya? Atau dua2nya, bisa juga?  :P


Karina:
Kali ini saya ngomong pake fakta. Kenapa pertamina ep sampai skrg pakai ipm project buat ngebor dicepu dan pondok tengah? Hayoooo

Me:
Nah ini dia....dibilang fakta, tp kok ngelantur ya. Pengeboran pertamina-ep yg di IPM-kan, bisa dihitung dg jari. Sisanya, dilakukan terpusat oleh drilling departement (DD) di seluruh wilayahnya se-Indonesia Raya. DD ini dept organik, yg berada langsung di bawah presdir. Per hari ini saja (detik sekarang), seingat saya ada 41 rig, yg sedang ngebor-dioperasikan oleh DD-PEP. Kedalamannya bervariasi, dr 2500ft s/d 12000ft. Dari yg vertikal, sampai yg akar serabut. Dari Aceh, sanga2, bunyu, sulawesi/matindok, sampai dg papua....termasuk di Cepu. Itu tidak termasuk pengeboran yg di KSO/TAC-nya pertamina. Tidak termasuk juga rig2 yg mengerjakan WoWs/workover-wellservice. Dan ini baru Pertamina-EP. Jika disebutkan juga dg yg dilakukan oleh PHE, PGE, tentu akan lebih banyak lagi.

Tapi ah, buat apa sih gaya2an, berbangga2an. Di dunia ini tidak ada yang sempurna....yg sempurna hanyalah Allah YangMahakuasa.


Karina:
*kayanya saatnya mas anaazzz salto deh*

Me:
Monggo....mbak/mas mau koprol boleh....salto boleh....jungkir balik juga boleh, gak ada yg larang.


Tanggapan 35 - Layangkulo hadisutrisno


Kawan - kawan marilah kita tidak memberikan penilaian yang sebenarnya kita tidak tahu pasti. Jangan under-estimate menilai BUMN kita yang telah sedikit banyak telah berperan menunjang kehidupan negara ini, termasuk anda - anda semua.
Jangan sepenggal pengalaman buruk dijadikan penilaian umum (men generalisasi) kinerja sebuah perusahaan. Sangat setuju dengan Pak Anas H, saya kira Total pun tidak men-drill sumur sendiri begitu juga PEP. Saya juga melihat sendiri PDSI (Pertamina Drilling Service ) anak perusahaan Pertamina (Persero) bisa melakukan pengeboran sampai 2000 m baik vertical maupun directional dengan hasil yang baik. Dan beberapa field PEP juga bahkan ada yang bisa meningkatkan produksinya sampai lebih dari 200%. Saya yakin tidak ada oil company yang bisa manju sendiri tanpa dukungan Oil Service Company.

Memang masih banyak yang harus dibenahi oleh PEP atau PHE tetapi sangat menyakitkan jika generasi - generasi bangsa Indonesia dikerdilkan oleh bangsanya sendiri. Seharusnya rekan - rekan yang telah duduk di Oil company asing dan merasa expert dibidangnya bisa memberikan sumbangsih pengalamannya lewat forum ini. Rekan - rekan yang sudah merasa mempunyai expertise selangit seharusnya bisa lebih percaya diri, toh nantinya kalaupun, sekali lagi kalaupun blok mahakam ditangan BUMN kita, saya yakin para expert yang sekarang bekerja di situ tidak akan dibuang begitu saja. Tidak mungkin sehebat apaun PEP atau PHE bisa mengelolanya dari nol tanpa melibatkan karyawan yg sudah bekerja puluhan tahun
disitu. Pada saat itulah seharusnya rekan - rekan semuanya bisa memberikan kontribusi yang lebih untuk negara ini menuju kemandirian bangsa. Kecuali jika sekarang teman - teman yang di Total, Maa'aaf tidak PD atau ilmunya di umpetin ama Total, heeeheeheee.

Sekali lagi kalau tidak tahu lebih baik kita diam dan berdo'a mudah – mudahan negera ini lebih maju dengan kemandirian seutuhnya. Tengoklah Iran yang walaupun diembargo sedimikian rupa tetap bisa menggulirkan keputusan politiknya sendiri dan tetap bisa mengelola negaranya sendiri. Amiiiin untuk Indonesia yang lebih mandiri.

Tanggapan 36 - hotna70


Pertanyaannya apakah tenaga kerja profesional di Milis ini plus tenaga profesional di company lain yg masih peduli Indonesia tdk ada yg mampu mengelola Blok Mahakam dan Blok lainnya ketika Indonesia/Pertamina yg jadi operatornya?
Atau bila perlu kita belajar dgn Presiden Venezuela ketika dia dgn tegas bersikap manakala perusahaan asing ingin mendominasi asset yg menjadi hajat hidup Rakyatnya.Ingat kawan2 ketika hajat hidup rakyat dikuasai asing maka ketergantungan ekonomi kita ada dibawah telapak kaki mereka,maka kita akan slamanya tunduk dgn kemauan mereka! Tdk mau? Wong si Soros aja bergerak kita sdh kelimpungan?! Apalagi kalau produksi Migas yg stop??? Issue harga BBM aja naik Rakyat sdh resah!!! Oleh krn itulah negara2 maju tdk akan melepaskan kebutuhan hajat hidup rakyatnya dikuasai pihak asing! Soal korupsi,politik, itu hal lain lagi krn terlalu melebar,jgn ini jadi alasan krn kenikmatan sekelompok orang terganggu lantas bilang Pertamina blm sanggup! Mari kita siapkan masa depan generasi penerus kita shg tdk terus menerus"dijajah" asing! Kita hrs mandiri kawan... :)kita tentu tak ingin bagai ayam mati dilumbung padi.
Salam prihatin. Hot.Na70

Tanggapan 37 - b_yudistira b


Maaf pak,

Untuk Venezuela kebetulan saya Dan rekan2 process jugs sempat terlibat salah satu development lapangan di sana dgn lokal (petrocedeno). Lapangannya namanya yucal placer Dan kebetulan total partner. Ternyata setiap Ada development ataupun modifikasi mereka sekali meminta bantuan total Untuk melakukan study Dan memiliki teknologi yg terbaik.

Jadi walaupun sesumbarnya mereka nasionalisasi tapi ujung2nya minta bantuan juga karena belum mampu.

Selain itu contoh lain adalah Myanmar yg sangat tertutup saat itu tapi toh
beberapa perusahaan asing termasuk total beroperasi di sana Dan perekonomian mereka terbantu.

Teman2 di TEPI sangatlah nasionalis, bisa bapak coba tilik kalau mereka Bahkan kerja di Sabtu minggu (bukan pekerja lapangan tapi di office bpn) karena mereka memegang amanah Untuk menjaga produksi. Apa keuntungan mereka kerja di hari Libur Tanpa dibayar lembur? Jawabannya adalah dedikasi karena amanah mengelola sda Untuk negara2. Beda dgn perusahaan di sampingnya yg tiap hari jam 4 atau 4.30 sudah pulang karena memang jam kerjanya segitu.

Maaf kalau tersinggung, saya hanya meningkatkan fakta.
Yang jelas pak Wanen sudah menegaskan Untuk memberikan pengelolaan blok mahakam kepada yg menguntungkan negara. Jadi kalau memang penilaiannya transparan Tanpa Ada tunggapan, saya sangat setuju siapa pun nanti yg mendapatkan Hak pengelolaannya. Dan kita semua juga hrs berjiwa besar menerimanya asalkan pure business Untuk kepentingan negara Tanpa Ada muatan2 politicking di belakangnya.

Tanggapan 38 - Anas H


Lagi-lagi miss info bagaimana pertamina berkiprah. Please, jika baru tau info sepotong2, don't judge everything bout that. Itulah beban masa lalu, yg rasa2nya nggak adil jika ditimpakan ke generasi skrg.

Coba sesekali site visit deh ke lapangan ptmn, bisa disaksikan mereka kerja mati2an 24jam mempertahankan decline produksi. Ada field base, ada office based.... Jangan sinis begitu deh, sm perusahaan ini. Boleh bapak b_yudistira hopeless sm politisi or penyelenggara negara yg korup, tp tetep be objective...jgn di-'gebyah uyah'/digeneralisir kayak begitu.

Nasionalisasi bukan berarti semuanya pribumi yg kelola, dan yg bau2 asing terus disingkirkan. Kita sama sekali tidak alergi dg mereka...cm mempertanykan sj, kok bisa mereka ambil 1000 dr kita dg 100 utk pejabat kita, ada 900 berarti rakyat sudah dirugikan, terus enjoy berpuluh2 taun dibegitukan.
Mulailah diubah maindsetnya, bagaimana jika mereka diperankan sebagai 'kuli' yang kita bayar sesuai dg keahliannya. Sedangkan harta karun migas, batubara, emas dll, tetap 100% milik republik ini.

Memang tidak bs serta merta sim salabim. Butuh pemimpin yg cerdik. Mengapa kita tidak belajar dr sejarahnya Aramco dulu, yg awal pengelolaan explorasi migasnya oleh asing (Aramco= arabian american oil company), lalu kemudian setelah dirasa waktunya, diambilalih oleh raja faisal bagi sebesar2nya kemakmuran rakjat saudi. Demikian pula sesungguhnya term kontrak PSC kita yg saat ini sedang jalan. Termasuk mahakam ini, yg thn 1968 pertamina membuat kontrak bagi hasil dg prtamina. Kalau kontrak sdh habis, dan pertamina menyatakan kesanggupannya, ya silahkan dilanjutkan oleh pertamina. Nah, ini ada apa? Kok diperpanjang terus2an sampai mau 2x perpanjangan. Kita seolah2 gak punya kedaulatan utk sekedar bertindak sesuai dg perjanjian. Masih banyak kok blok lain yg bs ditawarkan ke total...

Baca komentarnya RR di detik (terlepas jikalau dipelintir sm wartawan), kok serasa lebay gitu ya...kita bs pakai pakaian bagus, bisa gaji guru, polisi, TNI, dsb krn sebab investor asing. Yang bener aja....emangnya para investor itu CSR doank yg tidak mencari untung? janganlah gelap mata seolah2 spt anak kecil yg dikasi gopek aja biar diam, terus berpuas diri.
Sedih deh. Para profesional migas Indonesia kok dibilang tidak mampu kelola sendiri sektor migas oleh (wakil) menterinya sendiri.



Tanggapan 39 - Doni Afrizal


Mas/Mbak Dqs,

Numpang tanya, pertamina itu bukan BUMN ya? Sehingga bukan dimodali negara?



Tanggapan 40 - haditomo_irawan
Rekan Uda Dirman,

Saya salut dengan komentar2 rekan ttg Pertamina, well okay katakanlah Pertamina kurang dpt diandalkan utk mengelola blok Mahakam.
Jadi menurut pendapat Uda Dirman sendiri siapakah yg pantas? Apakah Total EP? Petronas Carigali? Chevron? Exxon mobil? Premier oil? Vico? Petrochina?.
Saya membayangkan bahwa Uda Dirman saat ini sbg tokoh kunci di BP Migas, lalu saya sbg rakyat Indonesia yg berharap SDA yg ada porsinya utk lebih besar utk kepentingan rakyat.Kira2 Uda Dirman akan memutuskan siapa? Anggaplah Pertamina EP dkk sdh "mati angin" dan pilihan cuma ada di Medco dan starenergy sbg pemain lokalnya.
Menurut usulan uda Dirman sbg BP Migas,siapakah yg paling tepat utk mengelola blok Mahakam tsb?
Ada baiknya juga perlu diusulkan petisi tandingan utk mendukung non-Pertamina utk mengelola blok Mahakam tsb?


Note:
Indonesia tetap membuktikn bhw dgn modal bambu runcing maka kita skrg dpt menikmati kehidupan merdeka dan berdaulat



Tanggapan 41 - arief rachman


Setuju dgn Uda Dirman,

Saya lahir & besar di Balikpapan, tapi saya tidak pernah merasakan manfaat perusahaan besar seperti Chevron, Total, Pertamina, Badak LNG, Vico, PKT, Eni, yang semua beroperasi di Balikpapan. dan saya rasa sebagian besar masyarakat kaltim tidak juga merasakan faedah adanya perusahaan besar tadi.

Handil masih saja sepi dan terbelakang di samping Total
Kebun sayur masih saja banjir & kumuh di samping Pertamina.
Sanga-sanga masih jauh dari tingkat "kota" disamping Vico & Badak & PKT
belum terlihat apakah jangkriknya Eni bisa bermanfaat.

dari sekian besar PDRB kaltim yang mencapai 110T
http://kaltim.bps.go.id/web/brs/2012/PDRB/20120507%20PDRB%20T1/
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_provinsi_Indonesia_menurut_PDRB_per_kapita

porsi yang di terima masyarakat sangatlah tidak berimbang dengan angka APBD Kaltim yang hanya 15% dari PDRB.

Tanggapan 40 - Oksi H Permadi

Ya anda tanya ke pemda anda...demo ke dprd. Kemna uang dari hasil SDA daerah anda. Masa oil company ngurusin pembangunan didarah. Terus fungsinya walikota sama gubernur apa?

Tanggapan 42 - Elwin Rachmat


Saya tidak tahu pak Arief lahir tahun berapa.
Saya pertama kali menginjakkan kaki di Balikpapan awal tahun 1982. Pada saat itu bandara lamanya masih semi permanen beratapkan seng, sekarang bandaranya megah dengan frekwensi penerbangan yang hanya kalah dengan Cengkareng dan Surabaya. Bangunan dan pertokoan masih banyak sekali yang semi permanen, sekarang sudah berganti menjadi gedung yang cantik. Jalan jalan masih sempit, sekarang walaupun diperbesar tetapi malah macet karena banyaknya kendaraan. Pasar dan tokonya masih becek, sekarang sudah banyak mall dan tempat kulinernya. Dulu tidak ada real estate, sekarang tanah harganya tidak kalah dengan Jakarta karena real estate tersebar dimana mana. Dulu lewat jam 8 malam sudah sepi, sekarang hidup 24 jam.
Hotel Blue Sky masih tergenang lumpur, sekarang hotel berbintang saya tidak tahu berapa banyak. Bisa dikatakan Balikpapan adalah kota yang termasuk tercepat perkembangannya di Indonesia.

Bukan hanya Balikpapan, Tenggarongpun sangat berkembang. Bontang sudah menjadi Kota Madya. Walaupun demikian saya tidak ingin mengatakan hanya migaslah yang merubah wajah Kaltim. Kayu dan kemudian batu bara sedikit banyaknya turut andil.

Bila Indonesia menjadi negara federasi seperti yang diinginkan oleh Amin Rais pada awal reformasi, maka sekarang kemungkinan besar saya masih akan berdomisili di Balikpapan yang termasuk kota yang memiliki pendapatan perkapita tertinggi di Indonesia. Anak anak saya senang sekali bila ada kesempatan bisa berkunujung ke Balikpapan.

Masalah APBD saya kurang tahu. Semoga tidak ada lagi bupati di Kaltim yang masuk penjara atau pejabat lainnya terlibat dalam kasus korupsi.


Tanggapan 43 - Dion diondesalva


Saya tidak tahu Pak Elwin Rachmat dapat data dari mana tetapi berdasarkan wikipedia, pada tahun 2011, bandara sepinggan balikpapan bukan hanya kalah dari cengkareng dan juanda, tetapi juga kalah dari bandara Ngurah Rai Bali, Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Polonia Medan.

Tanggapan 44 - eddy.bachr

Yg pak Rachmat ceritakan adalah. Tahun 1982 sedangkan pak Dion sampaikan tahun 2011. Klop ngak ya? He..he.... Salam.

Tanggapan 45 - Dion diondesalva

Menurut statement pak Rachmat "Pada saat itu (1982) bandara lamanya masih semi permanen beratapkan seng, SEKARANG bandaranya megah dengan frekwensi penerbangan yang hanya kalah dengan Cengkareng dan Surabaya"

Tentunya yang dimaksudkan dengan "SEKARANG" oleh pak rachmat adalah saat ini yaitu tahun 2012 bukan tahun 1982, bukan begitu?


Tanggapan 46 - Elwin Rachmat


Mungkin saja pengetahuan saya perlu di up date. Tetapi yang saya maksudkan dengan frekuensi penerbangan adalah jumlah take off dan landing fix Wings dan rotary wing. Jadi bukan hanya
Jumlah penumpang yang tiba atau pergi. Jadi kesibukan yang terjadi pada menara pengawasnya juga.

Saya berdomisili di Balikpapan pada tahun 1982 sampai 2002. Tetapi dalam setahun saya beberapa kali ke Balikpapan sampai sekarang, walaupun sudah pensiun dari TOTAL dan tidak ada ikatan apapun dengan Total lagi.

Catatan tambahan tentang Handil. Dulu Handil hanyalah sebuah desa kecil. Sekarang sudah menjadi kecamatan. Para kontraktor Total memiliki fasilitas berupa wisma, workshop atau gudang di Handil. Pada saat pengembangan di lapangan Tunu saya mewajibkan para kontraktor Total memiliki fasilitas seperti di Handil sejauh maksimal 30 menit perjalanan dari Tunu. Saya  merancang kamp Total hanya untuk pegawai tetapi tidak menyediakan fasilitas apapun bagi kontraktor agar pedesaan sekitar Tunu dapat juga berkembang melalui aktivitas logistik yang dilaksanakan oleh para kontraktor seperti yang terjadi di Handil.


Tanggapan 47 - Rania Indrianingsih


masih banyak rakyat di Kaltim yg miskin, itu FAKTA.
saya menyebutnya rakyat di Kaltim, bukan rakyat kaltim.
mengapa?
sudah lama saya ikuti statemen2 petinggi Kaltim, kemiskinan di Kaltim bukan krn warga asli, namun warga pendatang dari luar Kaltim, yg laju nya sangat tinggi, terlebih setelah 1998.
rekan2 pasti tau, siapa2 saja perusak hutan bakau di sepanjang pesisir Kaltim, yg membuka tambak, dll - bukan warga asli Kaltim.

jadi saya ngga sepakat, pemerintah Kaltim disalahkan.
sama kayak gubernur Jakarta:
"ngapain gue harus bersusah-susah ngurusin warga daerah lain, wong warga yg merupakan tanggungjawab kami, masih banyak yg susah & harus dibantu"

hidup Kaltim


Tanggapan 48 - Oksi H Permadi


Kl ada rakyat yg tidak sejahtera didaerah kaya dan pemerintahnya hanya membuat statment menyalahkan org lain,suruh mundur aja...jd rt aja.

Dia punya kekuasaan dan power utk membuat kebijakan yg pro kepada rakyat nya. Dia bisa bertindak utk membersihkan perusak2 hutan bakau melalui aparatnya. Kok ga ditindak?Jgn2 dia dpt bagian juga tuh...

Hidup indonesia raya...

Tanggapan 49 - Kgs Ismail Hamzah bin Mahbor

Mengenai kesejahteraan rakyat di daerah kaya, saya sering bertanya-tanya kepada diri sendiri: Kaltim adalah provinsi terkaya no. 2 di Indonesia sedangkan Sumsel adalah no. 5, mengapa rakyat sumsel lebih sejahtera dibanding rakyat kaltim?
Ada yg tahu? Please sharing

Tanggapan 50 - arief rachman


Pak Oksi,

bukankah ada kewajiban CSR, bagaimana implementasi CSR mereka sampai2 tetangganya aja kagak dapet.

kalo mau demo, panjang ceritanya pak, haruskah sampai seperti Aceh dgn Exxon & Irian dgn Freeportnya yang harus beradu dengan Militer untuk
mendapatkan 70%.



Tanggapan 51 - Bang Daulay rahmat_dlyr2g


Wah kalau masalah aceh koq disamakan dengan blok mahakam? Saya pikir gak gitu pak arief, masalah dikaltim itu tidak bisa digeneralisir ke total, chevron, maupun vico. Semua perusahaan tersebut pasti sudah melaksanakan CSRnya, hanya yang jadi masalah bantuan yang diberikan di pergunakan tidak?. Jika kita jalan2 ke sepatin sono (dekat spu site) kita akan lihat model fly over disungai. itu digunakan masyarakan dan anak2 untuk menyeberang. Dan disitu jua ada masjid dan sekolah, saya sempat baca juga dijembatan itu ada tulisan total dan bpmigas. Jadi kalau bapak bertanya tidak sejahtera itu dimana,ya coba tanya kepak gubernur.

Kita ribut2 masalah blok mahakam, tapi kita gak ada singgung mobil oil yang diloksumawe. Apa benar 2013 ini all area exxon mau diakusisi sama medco energy?emang kapasitasnya LNG berapa banyak lagi ya?


Tanggapan 52 - firdauzihata

Dear All,
Hal2 yang disebutkan dibawah bukannya tanggung jawab pemerintah? Total, Chevron, Vico, dsb bisnis utamanya minyak dan gas bukan pembangunan infrastruktur.
Kita jangan naif dan menutup mata juga terhadap kontribusi IOC terhadap kalimantan timur secara ekonomi. Berapa banyak masyarakat Kaltim yang bekerja disana dan mendapatkan gaji yang jauh lebih besar dari rekan 2 yg dijawa. Tidak usah berbicara orang teknik, di Balikpapan gaji pembantu antara 1-2 jt, gaji supir pribadi bisa sampai 3.5 jt. Silahkan bandingkan Handil, samboja atau Balikpapan 20 tahun yang lalu dengan sekarang, kalo dibilang ngak ada perubahan secara ekonomi makro saya kira statemennya kurang objectives.
Saya sepakat dengan beberapa rekan saya yang mengkritisi isi petisi M.Batubara cs. Bahwa data yang disajikan terlalu membuai, indah dan jauh dari kenyataan. Padahal kita yang ada di Total tahu percis posisi mahakam dan betapa susahnya mempertahankan angka produksi.
Buat kami yang bekerja di Total, siapapun yang ada di Mahakam setelah 2017 tidak menjadi masalah. Pemerintah seharusnya memutuskan sejak May tahun lalu bila kita merujuk ke kontrak PSC. Sebab masa transisi tidak akan mudah dan perlu disiapkan dengan matang. Kita berbicara ttg manajemen lebih dari 1000 sumur, 3000 intervention works/tahun, lebih dari 3000 maintenance works/tahun, hampir 1500 kontrak aktif dan lebih dari 4000 pekerja.
Suara hati kecil berharap pemerintah segera memberikan keputusan atas permasalahan ini. Saya sepakat dengan konsep ketahanan energi nasional seperti dulu pernah dikampanyakean Pak Wid almarhum. Semoga keputusan tentang Blok Mahakam nanti menjadi yang terbaik bagi bangsa Indonesia.