|
|
Home > Artikel > Bidang Keahlian > Struktur >
|
|
|
17 /06 /10 09:50:04
Rangkuman Diskusi Jenis Offshore
|
|
Umumnya platform di industri migas dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu Fixed Structure dan Floating Structure (gambar terlampir). Fixed Structure : Structure directly supported to seabed. Designated to shallow to medium water depth (50 m - 412 m). Examples : Jacket, Concrete Gravity Structure. Floating Structure : Structure floats in sea water and moored to seabed by mooring/tendon. Designated to deep water (500 m - 3000 m). Examples : SPAR, FPSO, and Tension Leg Platform (TLP).
[ Lanjut .. ]
|
|
|
06 /05 /10 09:46:31
Rangkuman Diskusi Pengaruh vibrasi pada sambungan baut
|
|
Vibrasi sangat berpengaruh terhadap looseness dan kegagalan fatik pada baut. Yang bisa dilakukan selain memasang peredam pada interface baut dengan struktur juga mencari sumber vibrasi dan kalau bisa menurunkan tingkat vibrasi pada sumber vibrasi ataua dengan cara mensplit sehingga seluruh baut menerima tingkat vibrasi yang sama. Anda bias merujuk ke diagram S-N untuk material baut tersebut berapa besar derajat vibrasi yang masih aman untuk baut yang anda gunakan. Kalau ternyata tingkat vibrasinya masih tinggi.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
21 /04 /10 13:33:49
Rangkuman Diskusi Force on Structure During Towing
|
|
Strukturnya itu adalah paltform, dimana platform itu di skiding dari yard ke flat top barge. Jadinya paltform itu duduk diatas flat top barge dan lalu mulai kita towing, towingnya sendiri kita pakai dua tug boat, didepan dan belakang barge. yang mau aku tanyain bagaimana aplikasinya ke struktur beban2x akibat roll,pitch & heave.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
31 /12 /09 09:45:53
INFO - General Fixed Platform Installation method
|
|
General Fixed Platform Installation is divided into 3 (three) methods: 1. Lifting; 2. Launching; 3. Float-over.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
07 /10 /09 14:05:49
Rangkuman Diskusi Impact Tekanan Gas pada Support Struktur Jembatan
|
|
Secara garis besar pembebanan pipa terhadap struktur supportnya (berdasarkan standard practice utk onshore oil & gas projects) sbb : 1) Dead Load (DL) = beban dari berat sendiri pipa (pipe selfweight) + insulasi; 2) Operating Load (OL) = DL + berat material yg dialirkan (fluids/gas) saat operasional (operating condition); 3) Hydrotest/Test Load = DL + berat material yg dipakai utk tes pipa terhadap kebocoran (biasanya pakai air) --> dilakukan hanya sekali saja; 4) Thermal Loads (TL) = beban akibat pergerakan pipa karena thermal expansion yg terjadi pada pipa saat operating condition & pengaruh suhu lingkungan (environmental condition).
[ Lanjut .. ]
|
|
|
10 /09 /09 08:45:37
Rangkuman diskusi Sharjah Pearl
|
|
Saya ingin bertanya kepada pembuat paper tentang sharjah pearl tapi ga tau emailnya jadi lewat jalur umum. Mgkn juga para ahli high rise bisa menambhkan karena saya awam highrise. Pertanyaan saya sbb: 1. Kalau tidak salah pada paper tsbt, first mode natural period 7 detik. Utk fixed structure ini sudah flexible sekali, bgaimana cranya menghilangkan human discomfort, karena manusia nyaman berada pada struktur dgn 1st mode frekwensi yg tinggi dan paling rendah period 1 detik-1.5 detik. Period selebihnya sudah tdk nyaman; 2. Apakah dalam ekstraksi free vibration analyses sudah diperhitungkan soil structure interaction? krna biasanya struktur onshore dipisah antara superstructure dan substructure. Lain halnya dgn offshore fixed platform yg memperhitungkan soil structure interaction; 3. Pada analisa dinamik struktur terhadap angin, apakah digunakan wind spectrum tertentu atau hanya metoda deterministik? ; 4. Bgaimana mengurangi amplifikasi beban angin yg dinamik?
[ Lanjut .. ]
|
|
|
19 /06 /09 09:31:07
Rangkuman Diskusi Structural analysis on structure with crack
|
|
Analisa struktur yang mengandung crack masuk dalam kategori fracture mechanic. Nah bicara fracture mechanic, maka kita bicara tentang life prediction based on Paris Law, yaitu seberapa lama struktur yang mengandung crack akan bertahan. Dengan kata lain, stress analysis structur yang mengandung crack dan tidak mengandung crack akan sangat berbeda sehingga analisa sebelumnya tidak valid lagi dan tidak bisa digunakan. Banyak code yang sudah mengatur ini, dan sudah memasukkan analisa fracture mechanic dalam prosedur perhitungan stressnya dan juga life predictionnya.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
22 /05 /09 12:53:40
Rangkuman Diskusi Force on Structure During Towing
|
|
Penentuan parameter2 acceleration yang digunakan dalam analisa towing memiliki bidang ilmu tersendiri yang disebut Naval Architect. Namun umumnya untuk struktur2 dengan mild weight atau light weight, perhitungan mathematical lebih sering digunakan. Hanya untuk structure yang heavy weight (>>> Mass) dimana diperlukan naval architect analysis (misalnya Float Over Installation Method). Dalam analisa naval architect baru diperhitungkan kekakuan seafastening, topside structure untuk dikombinasikan dengan kekakuan barge serta dynamic motion akibat wave dan wind. Dari sana baru diketahui nilai roll, pitch dan heave yang direkomendasikan dalam analisa struktur topside or jacket. Sedangkan untuk analisa pada struktur yang lebih ringan, seafastening umumnya diasumsikan cukup rigid dan tidak mengalami displacement sehingga tidak memberikan tambahan gaya pada upper structure.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
30 /04 /09 10:19:29
Rangkuman Diskusi Response Amplitude Operator (RAO)
|
|
RAO (Response Amplitude Operator) adalah AMPLITUDE dari harmonical atau sinusoidal response disebabkan oleh beban/gaya yang bersifat harmonis juga. Biasanya RAO ini diperlukan untuk penghitugan/analisa yang bersifat stochastic/Spectral (spectral analysis). Misalnya dalam penghitungan fatigue life atau extreme values.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
27 /02 /09 14:15:08
Rangkuman Diskusi FEM (Finite Element Method) pada Tower
|
|
Finite Element Method (FEM) adalah suatu metoda yang secara keseluruhan didasari atas pendekatan dengan menggunakan analisa numerik. Dalam metoda ini, struktur yang akan dianalisa, didiskritisasi menjadi elemen-elemen yang kecil (elemen hingga) yang satu sama lainnya dihubungkan dengan titik nodal (titik diskrit). Elemen hingga tersebut yang pada umumnya berbentuk sederhana dibandingkan struktur sebenarnya dan mempunyai ukuran yang berhingga, harus mewakili sifat-sifat dari struktur sebenarnya. Karena setiap elemen hingga mempunyai beberapa variabel yang tidak diketahui sesuai dengan sifat struktur sebenarnya, sedang strukturnya sendiri merupakan gabungan dari beberapa elemen hingga, sehingga mempunyai jumlah variabel yang tidak diketahui yang cukup banyak, maka untuk menganalisanya diperlukan komputer sebagai alat bantu proses perhitungan.
[ Lanjut .. ]
|
|
|
|
|
|
1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | Next >>
|